Kekeringan Tiga Bulan, Warga Ambil Air di Tengah Sawah

Selasa, 03 Oktober 2017 – 21:48 WIB
Bencana kekeringan, ambil air kotor dari sungai kering. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, TUBAN - Warga Desa Genaharjo, Tuban, Jatim, dilanda kekeringan hebat akibat musim kemarau panjang selama tiga bulan terakhir.

Kondisi ini membuat warga desa setempat kesulitan mendapatkan air bersih.

BACA JUGA: Meski Hujan, Warga Masih Kesulitan Air Bersih

Hal tersebut dialami Nasir. Setiap pagi dan sore hari, Nasir yang hanya bertangan satu ini, terpaksa bersusah payah mencari air di satu-satunya sumur di tengah sawah.

Itu karena sumur di rumahnya telah kering beberapa bulan yang lalu.

BACA JUGA: Ibu Hamil Terpaksa Pikul Air Kotor Saat Musim Kering

Air dari sumur di tengah sawah sejauh 3 kilometer dari rumahnya ini, tak benar-benar bersih.

Terpaksa tetap diambil untuk kebutuhan sehari hari, seperti mandi, cuci, dan minum.

BACA JUGA: Di Wilayah Ini Kering Parah, Debit Air Menyusut 90 Persen

Nasir mengaku tidak bisa mengandalkan air bersih bantuan pemerintah.

"Karena datangnya tidak menentu. Bahkan sejak sepekan ini, bantuan air bersih tak kunjung tiba, padahal persediaan air bersih menipis," kata Nasir.

Musim kemarau yang terjadi sejak tiga terakhir, berdampak bagi kelangsungan masyarakat Tuban.

Warga yang berada di wilayah pegunungan kapur, di Kecamatan Semanding, Grabagan, Rengel, Tuban, telah dilanda kekeringan.

Warga harus rela menempuh jarak cukup jauh, untuk mendapatkan air bersih di sumur yang berlokasi di dekat hutan. (pul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Makin Sulit Dapat Air Bersih


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler