Kelola Keberagaman Demi Persatuan dan Peradaban

Rabu, 13 Desember 2017 – 02:37 WIB
Lambang Garuda Pancasila dan bendera Merah Putih. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia sudah membuktikan sebagai negara yang berhasil mengelola keragaman agama, budaya, suku, bahasa, dan lain-lain, menjadi suatu satu kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang aman dan damai.

Keberhasilan itu tidak lepas dari spirit keagamaan yang terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di nusantara.

BACA JUGA: Perkuat Kerukunan dan Kesetiakawanan demi Menjaga Persatuan

Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq mengatakan, spirit keagamaan di Indonesia bisa dijadikan contoh untuk membantu perdamaian di Timur Tengah.

Seperti diketahui, Timur Tengah kini kembali bergolak karena pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadikan Yerusalem ibu kota Israel.

BACA JUGA: Gus Yaqut: Ansor Tak Akan Pernah Berhenti Menjaga Indonesia

“Krisis Palestina adalah karena krisis kemanusiaan di mana bangsa dan semua agama  harus bersinergi mencari solusi krisis ini. Indonesia bisa berperan lebih untuk memberikan solusi bagi penyelesaian Palestina. Sebab, Indonesia punya pengalaman mengelola keberagaman dan penyelesaikan konflik”, tutur Maman di Jakarta, Selasa (12/12).

Maman menambahkan, Indonesia telah berhasil menjadikan agama sebagai spirit untuk peradaban yang maju, damai dan toleran.

BACA JUGA: Kiai Maman Curiga Ada Isu SARA di Balik Hoaks Wiski Halal

Indonesia akan mampu menyelesaikan persoalan konflik abadi Palestina-Israel tersebut dan juga konflik lain di Timur Tengah.

"Posisi Timur Tengah sedang krisis dan lemah. Indonesia harus mendorong seluruh ormas Islam melakukan diplomasi kultural. Salah satunya lebih aktif berkomunikasi dengan jaringan ulama dunia," imbuh pimpinan Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Jabar ini.

Yang pasti, tegas KH Maman, LDNU  mengecam pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem ibu kota Israel.

Dia menilai Trump telah mempersulit upaya perdamaian Israel-Palestina karena dapat menuai reaksi keras dunia.

"Amanat konstitusi kita adalah mendukung kemerdekaan Palestina yang mencakup wilayah Yerusalem karena hakikat kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” tegas anggota DPR RI dari Fraksi PKB ini. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hijrah Berpindah Menuju Kehidupan Lebih Baik dan Bermakna


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler