Kelompok Pepi Sudah Siapkan 'Pengantin'

Selasa, 26 April 2011 – 20:10 WIB

JAKARTA—Selain melakukan aksi teror bom buku dan ancaman teror bom pipa Gas di Serpong, Tanggerang, kelompok Pepi Fernando Cs yang diduga sebagai biang aksi tersebut, disebut telah menyiapkan aksi bom bunuh diri

Dari 20 terduga anggota jaringan yang telah ditangkap, polisi mengidentifikasi seorang diantaranya telah dipersiapkan sebagai ‘’pengantin’’

BACA JUGA: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru

Calon pengantin ini yang telah dipersiapkan untuk meledakkan diri ke objek yang telah direncanakan untuk dihancurkan.

‘’Ya, J itu yang sama-sama ditangkap di Aceh yang tengah dipersiapkan
Baru dalam perencanaan menjadi pengantin

BACA JUGA: Soal HAM, SBY Kalah Jauh dibanding Gus Dur

Dimananya pokoknya baru dipersiapkan dan itu terungkap
Keterangannya dari Pepi

BACA JUGA: Permainan Uang Masih Dominan Dalam Seleksi CPNS

Itu dipersiapkannya di ransel, kan bisa dibawaSudah ada isinya,’’ ujar Kabid Penum Div Humas Polri Kombes (pol) Boy Rafli Amar di Mabes Polri Selasa (26/4)

Namun demikian saat ditanya mengenai target apa yang akan dituju oleh si calon pengantin, Boy Rafli enggan merinciYang jelas, tambahnya, pihaknya telah berhasil mengetahui dari hasil pemeriksaan Pepi dan kawan-kawan.

‘’Itu baru rencanaMungkin cerita lengkapnya di pengadilanMereka akan membacakan BAP,’’ tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Detasemen Khusus 88/Anti Teror berhasil meringkus sejumlah warga yang diduga terkait dengan aksi bom buku yang terjadi di sejumlah lokasi di Jakarta, Maret lalu

Penangkapan ini bermula dari penggerebekan di sebuah lokasi di Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/4) dinihariDari penangkapan inilah polisi mengetahui adanya ancaman teror bom yang telah dipersiapkan untuk jemaat yang akan menjalani ibadah Paskah di alur pipa gas yang tak jauh dari Gereja Christ Church, Serpong, Tanggerang Banten.

Belakangan, dari pengungkapan ini polisi terus melakukan pengejaran dan berhasil meringkus 20 orang.(zul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Komnas HAM Nilai Aneh Kasus Perdata ke Interpol


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler