Kemenpar Ajak Motivator Ulung dan Travelio untuk Genjot Great Batam

Kamis, 29 September 2016 – 11:11 WIB
Foto: batampos.co.id

jpnn.com - BATAM - Motivator yang dikenal kaya akal, Tung Desem Waringin tertantang mewujudkan target Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk menjaring 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 mendatang. Adrenalin pria asal Solo itu semakin tertantang ketika menghadapi proyeksi dan target tinggi.

Bersama Kemenpar, Tung Desem mulai menggarap Batam sebagai salah satu pintu utama wisman ke tanah air. Saat ini Batam menyumbangkan 20 persen wisman ke Indonesia.

BACA JUGA: Pengamat Curigai Rencana PLN Akuisisi PGE untuk Cari Utangan Baru

Bertempat di Radisson Hotel Batam, Senin (27/9) sore, Kemenpar menggelar acara pertemuan antara Tung Desem, Travelio dan para pelaku industri pariwisata seperti perhotelan, penyewaan ferry dan pusat perbelanjaan. Kementerian pimpinan Arief Yahya yang sedang gencar mengembangkan konsep go digital di kepariwisataan itu merasa perlu menyemangati para pelaku industri pariwisata di Batam.

”Tujuannya memperbanyak jumlah hotel yang bisa memberikan komitmen dengan Travelio. Dan Pak Tung juga memberikan motivasi dan mengajarkan kepada mereka bagaimana cara berjualan yang lebih baik sehingga mereka dapat manfaat maksimal dari program ini. Ini program yang harus dimulai dan jalan,” ujar Asdep Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizki Handayani.

BACA JUGA: Ini Cara PLN Tingkatkan Efek Ganda Pembangkit Listrik

Rizki mengatakan, kegiatan promosi  bersama itu merupakan suatu model publik, private dan partnership yang saling menguntungkan satu sama lain. Format promosinya  menggunakan gimik-gimik  menarik yang dikombinasikan dengan platform  digital. ”Dengan melibatkan semua pihak atau secara pentahelix,” ujar wanita jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Lebih lanjut Kiki -sapaan Rizki Handayani- mengatakan, Kemenpar sebagai endorser atau penjamin dalam program promosi mengonsolidasikan industri pariwisata yang ada di wilayah Batam dan Bintan. Termasuk jasa angkutan dan perdagangan, hotel, travel, mall, ferry hingga spa dan penyedia jasa lainnya.

BACA JUGA: BUMN Perhotelan Dorong Pembangunan Homestay

”Sementara kami melibatkan Tung Desem Waringin. Ini berperan sebagai expert pemasaran, membantu memberikan capacity building kepada industri untuk promosi dan penjualan Travelio sebagai penyedia platform penjualan dan pemasaran untuk Batam dan Bintan,” katanya.

Kiki menambahkan, semua pihak akan mendapatkan keuntungan dari kerja sama ini. ”Kita mencoba memulai cara baru dalam promosi yang sudah berorientasi pada penjualan, tidak lagi branding dan advertising,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Kemenpar dan Tung Desem menjabarkan platform yang akan digunakan untuk promosi Wonderful Indonesia. Yakni konsep Batam dan Bintan di Singapura dan Malaysia.

Tung Desem dalam sambutannya menjelaskan, secara umum, program yang akan dijalankan adalah mempromosikan paket menginap dan ferry di Batam dengan harga yang sangat murah ke pasar Singapura maupun Malaysia. Hotel dan ferry di Batam dipromosikan dengan menggunakan slot iklan yang sudah dimiliki oleh Kemenpar di pasar Malaysia dan Singapura.  

”Kita harus berani berjualan dan memanfaatkan momentum agar mereka kembali ke Batam dan Bintan. Kita sudah siapkan beberapa jurus,” ujarnya.

Dari hasil rapat koordinasi dan pertemuan itu,  Tung Desem dan industri pariwisata Batam telah mendapatkan komitmen dari 15 hotel. Jumlah itu bisa bertambah, termasuk penyedia layanan ferry.

”Selain itu, Trevellio siap mendukung, karena program ini sejalan dengan Travellio yang juga menyasar pasar Singapura. Saat ini Travellio sudah melakukan kerjasama dengan Bank – Bank di Singapura DBS, UOB, dan diharapkan akan dapat memperkaya program ini. Misalnya diskon 50 persen lagi pada malam kedua dengan menggunakan kartu kredit DBS dan banyak orang singapura yang melakukan pemesanan melalui Travellio,” ujar Tung Desem.

Tung Desem juga mengatakan bahwa Travellio bisa membatasi IP address pemesan di internet. Hanya untuk IP address di luar Indonesia saja  karenasasaran program itu memang untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. ”Ini adalah cara cerdas dan harus segera dimulai,” kata Tung Desem.(adv/ara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fokus Digitalisasi, Citibank Sasar Pasar Korporasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler