Kemhan Tetap Undang Australia dan Singapura

Jumat, 21 Maret 2014 – 21:01 WIB

jpnn.com - JAKARTA--Kementerian Pertahanan RI tetap mengundang pihak Australia dan Singapura dalam kegiatan Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) ke-4, meski hubungan dengan kedua negara tersebut tengah renggang.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat, (21/3), mengatakan, masalah hubungan dengan dua negara tetangga ini tidak menjadi penghalang bagi pihaknya untuk tetap menjalin kerjasama.

BACA JUGA: Basrief : Aduh... Capek Saya Ngomongnya

"Ini dalam rangka hubungan multilateral. Angkatan Laut juga sudah mengundang Australia dan Singapura turut ikut serta dalam minggu depan ada joint exercise di Batam," papar Purnomo.

Hubungan Indonesia dan Australia sempat terganggu setelah adanya penyadapan yang diduga dilakukan oleh intelijen Australia terhadap Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabat pemerintah.

BACA JUGA: Amir Hamzah Ngotot Ajukan Gugatan ke MK

Hingga saat ini, pemerintah tengah menghentikan sejumlah kerjasama dengan Australia sebagai akibat adanya penyadapan tersebut. Menhan sendiri mengungkapkan, terkait pemberhentian kerjasama itu tidak berpengaruh pada kerjasama pertahanan Indonesia dan Australia.

"Ini kan ranahnya politik diplomasi negara ke negara, kita ikut saja apa pun pembicaraannya akan kita lakukan," kata Purnomo.

BACA JUGA: Sembilan Orang Laporkan Penerimaan iPod ke KPK

Sementara itu, hubungan Indonesia dan Singapura tidak sampai membawakan dampak buruk. Singapura hanya sempat terganggu dengan penamaan kapal perang milik TNI AL, Usman Harun. (flo/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wakapolri: Penggunaan Senpi Sudah Rutin Dievaluasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler