JAKARTA - Jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih memilih bungkam soal kepastian perombakan kabinet kepada kalangan media, tidak demikian halnya kepada kalangan pengusahadi hadapan para pengusaha, SBY mengisyaratkan bahwa kepastian tentang perombakan posisi para pembantunya di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II selambat-lambatnya pada bulan depan.
Hal ini disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, seusai bersama pengurus Apindo lainnya bertemu dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Selasa (20/9)
BACA JUGA: Hakim Kasus Cirus Dimutasi
Pada pertemuan tersebut, Sofjan mengambil inisiatif mempertanyakan masalah reshuffle kabinet karena ramai dibicarakan di media publik"Biar kita dan semua menteri menjadi tenang
BACA JUGA: Anas, Chandra dan Nazar Harus Dikonfrontir
Kalau mau ada reshuffle ya lakukan reshuffleMendapat "todongan" dari kalangan pengusaha, Presiden SBY kata Sofjan menjelaskan bahwa sebenarnya memang akan dilakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri KIB II secara keseluruhan
BACA JUGA: Sering Kecolongan, Kapolri Layak Diganti
Setelah 2 tahun masa kerja KIB II, Presiden akan memberikan penilaian mana menteri yang mampu bekerja dengan baik dan mana yang tidakTermasuk juga bila ada menteri yang tidak bisa menjalankan tugasnya karena sakit."Nah, itu akan beliau putuskan nanti bulan depanCuma apa yang beliau putuskan, beliau tidak mau kasih tahu ke kitaTapi itu kita tanyakan supaya jangan di ombang-ambing dan kita tidak bisa bekerja pula," kata Sofjan.
Apakah isu reshsuffle dinilai sangat mengganggu, hingga kalangan pengusaha mempertanyakan langsung hal tersebut kepada Presiden SBY? Sofjan tak menampik hal itu
"Iya, mengganggu sekaliDan Presiden sampaikan itu secara terbuka supaya kita ada kepastian jugaSupaya menteri-menteri pasti dan kita bisa bekerja lagi," jawab Sofjan.(afz/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... KY Yakin Sistem Kamar di MA Hentikan Intervensi
Redaktur : Tim Redaksi