Ketua MK Optimistis soal Basrief-Busyro

Dipuji, Gebrakan Kapolri dalam Kasus Gayus

Senin, 29 November 2010 – 07:27 WIB

JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.Dmenaruh harapan besar terhadap sosok Jaksa Agung Basrief Arief dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas

BACA JUGA: Tolak Monarki, Istana Ingin Jogja Tetap Istimewa

Dia meyakini Basrief dan Busyro bakal membuat gebrakan berarti selama memimpin kejaksaan dan KPK.

Mahfud lantas menyebut sosok Busyro yang sesama alumnus Universitas Islam Indonesia (UII)
"Saya kenal baik Busyro, sehingga saya punya keyakinan dia akan all-out," kata Mahfud di sela-sela acara pengajian Khalifa Club di The Essence Apartment, Jakarta, Minggu (28/11).

Dia menambahkan, Busyro memiliki kualifikasi yang mumpuni di bidang manajerial

BACA JUGA: Golkar Tuding Satgas Mainkan Isu

Meski terlihat kalem, Busyro justru makin kuat jika mendapat banyak tekanan dari luar
"Busyro ini semakin dikepung, dia semakin kuat langkah-langkahnya," tegasnya.

Soal sosok Basrief, Mahfud mengakui, tidak kenal secara dekat

BACA JUGA: Hakim MK Akui Terima SMS Suap

Namun, Mahfud mengatakan, Basrief tidak memiliki rekam jejak buruk"Tapi, dia juga tidak punya catatan gemilangMeski begitu, saya punya harapan, dia bisa, bergantung pada dukunganKarena tidak ada hambatan, artinya dia tidak tersandera (dengan berbagai kepentingan)," urainya.

Mahfud juga mengomentari sosok Kapolri Jenderal Pol Timur PradopoMenurut dia, Timur telah memulai gebrakanYakni, dengan cepat mengusut kasus keberadaan terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan di BaliHal itu terungkap saat Timur melaksanakan gelar perkara bersama kejaksaan dan KPK"Gelar perkara terbuka itu tidak pernah dilakukan sebelumnyaSaya punya harapan dengan beliauMari kita beri waktuJangan dihambat-hambat dengan ketidakpercayaan," katanya.

Meski begitu, Mahfud menegaskan, gelar perkara tersebut harus dilakukan secara seriusSelain melibatkan KPK dan kejaksaan, gelar perkara itu dilakukan secara terbuka"Artinya, kalau secara terbuka, masyarakat jangan mengada-ada (berasumsi) lagiKedua, Timur tidak bisa menghindar (harus bisa membuktikan)," tambahnya.

Sebelumnya, KPK, kejaksaan, dan Kapolri akan melakukan gelar perkara bersama terhadap kasus Gayus di Mabes PolriTujuannya, membagi penanganan kasus Gayus yang terdiri atas tiga perkara, yakni mafia pajak, mafia hukum, dan suap.

Di tempat yang sama, praktisi hukum Bambang Widjojanto juga sependapat dengan MahfudDia juga optimistis Basrief dan Busyro bisa memimpin institusinya dengan baik"Saya ingin membangun aura positifSemuanya (ketiga pimpinan) bukan orang baru (orang lama)Mereka menjabat posisi baru, paling tidak kekuatannya adalah mereka paham masalah," kata Bambang.

Menyoal tentang tidak terpilihnya dirinya sebagai pimpinan KPK, Bambang memilih irit komentarNamun, dia menyatakan lega dan menganggap keputusan DPR memilih Busyro adalah yang terbaik"Pak Busyro itu pilihan yang terbaik," ujarnya(ken/c2/agm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengiriman TKI Harus Segera Dihentikan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler