Klinik Eksekutif Heritage RS Pelni Terima Peserta BPJS

Jumat, 20 April 2018 – 18:37 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno saat meresmikan Klinik Eksekutif Heritage di RS Pelni, Jakarta, Jumat (20/4). Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Merayakan hari jadi ke-100, Rumah Sakit Pelni meresmikan fasilitas Klinik Eksekutif Heritage.

Fasilitas yang disediakan anak usaha PT Pelni (Persero) ini  dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk peserta BPJS.

BACA JUGA: Tak Hanya BPJS, KSPSI Juga Bekerja Sama dengan Badan Lain

Dalam hal ini, peserta BPJS bisa melakukan top up dan mendapat konsep layanan kesehatan one stop service yang lebih personal.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengapresiasi inovasi pelayanan yang dilakukan RS Pelni.

BACA JUGA: Puluhan Juta Orang Anggap JKN Program Inferior

"Semoga dapat memberikan pelayanan kesehatan secara merata pada semua kalangan. Juga memberikan kemudahanan akses bagi pengguna BPJS untuk mendapatkan layanan kesehatan yang diinginkan," kata Rini saat meresmikan Klinik Eksekutif Heritage di RS Pelni, Jakarta, Jumat (20/4).

Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing mengungkapkan bahwa RS Pelni selalu menunjukan keunggulan dari sisi pelayanan untuk peserta BPJS.

BACA JUGA: Waduh, Tiga RS di Medan Berhenti Layani Pasien BPJS

"RS Pelni bisa dikatakan berhasil menjadi rumah sakit BUMN pertama yang menyatakan kesiapannya melayani peserta BPJS sebagaimana diamanatkan UU Jaminan Kesehatan Nasional. Kini, manajemen RS Pelni mampu menjadi rujukan bagi banyak rumah sakit di Indonesia," ujar Insan.

Saat ini jumlah proporsi pasien BPJS yang berobat ke RS PELNI mencapai angka 86% dari total keseluruhan pasien. Kunjungan rawat jalan mencapai 1500 pasien/hari, kunjungan rawat inap mencapai 120 pasien/hari dengan Bed Occupancy Ratio ( BOR ) mencapai 78% dan angka operasi 70 pasien/hari.

Tingginya kunjungan masyarakat ke RS Pelni disebabkan oleh pendekatan teknologi, seperti pemanfaatan mesin otomatis anjungan pendaftaran mandiri (APM) dan aplikasi yang dapat diunduh di smartphone.

Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pasien untuk mendaftarkan kunjungannya, tapi juga melakukan konsultasi gratis ke dokter umum maupun spesialis secara online.

"Dengan pemanfaatan teknologi informasi, dan RS Pelni dapat melakukan kegiatan operasionalnya secara efisien dan modern. Kami mengharapkan RS Pelni dapat menjadi rujukan nasional di industri kesehatan," tandas Insan. (mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Layanan Kesehatan Program JKN Dinilai Buruk, Ini Pemicunya


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
RS Pelni   BPJS  

Terpopuler