Komnas HAM Turunkan Tim Penyelidik ke Cikeusik

Minta Pemerintah Lindungi Jemaat Ahmadiyah

Senin, 07 Februari 2011 – 15:51 WIB

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) menurunkan tim penyelidiknya untuk mengusut kasus pelanggaran HAM dalam kasus penyerangan warga Ahmadiyah yang terjadi di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Pandegelang Banten, Minggu (6/1) kemarin.

Komnas HAM meyakini bahwa dalam insiden penyerangan yang menewaskan tiga anggota Jemaat Ahmadiyah itu telah terjadi pelanggaran HAM yang sangat serius"Komnas HAM akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, tim nya mulai bekerja hari ini secara objektif," ujar Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim, dalam keterangan persnya di kantor Komnas HAM, Senin (7/2), guna menyikapi insiden Cikeusik

Selain itu Ifdal juga meminta pemerintah terutama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera turun langsung mengusut tuntas kasus tersebut

BACA JUGA: Komnas HAM Minta Presiden Tanggung Biaya Perawatan

Alasannya, negara harus benar-benar menjamin hak-hak dasar warga negaranya sebagaimana dijamin undang-undang


Karena itu pula, Komnas HAM meminta pemerintah tidak mempersoalkan sah ataupun tidaknya keberadaan Ahmadiyah di Indonesia

BACA JUGA: KPK Belum Tahu Keberadaan Nunun

Sebab lebih dari itu, yang kini harus diutamakan adalah mengusut tuntas peristiwa brutal yang terjadi dalam kasus Cikeusik.

"Masalah SKB (SKB 3 Menteri tentang Pelarangan Ahmadiyah) bukan masalah yang harus ditangani saat ini
Isu yang utama adalah penegakan hukum," tambahnya.

Sementara Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah, mengutuk keras insiden Cikeusik

BACA JUGA: Hukuman Pencuri Piring Sama dengan Koruptor

Menurutnya, kasus tersebut merupakan pengulangan dari ratusan penyerangan terhadap warga Ahmadiyah yang terjadi di berbagai daerah sejak 2007.

Yuniyanti menegaskan, korban terbanyak juga dari perempuan dan anak-anakSayangnya, imbuh Yuniyanti, penegakan hukum atas serangkaian tindak kekerasan terhadap Ahmadiyah sangat minim"Ini merupakan kekerasan berantai yang harus dihentikan,'' ujarnya dilokasi yang sama.(zul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Didesak Usut Korupsi di Muba


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler