Konsep Indonesia Dukung Pasangan Muda Ini Agar Buruh Lebih Sejahtera

Sabtu, 01 Agustus 2015 – 00:23 WIB
Sani-Soerya head to head di Pilkada Kepri. Foto: Tanjungpinang Pos / JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Koalisi Nasional Serikat Pekerja Indonesia atau disingkat Konsep Indonesia menghimbau para kaum buruh di Kepulauan Riau (Kepri) lebih cerdas dan tidak golput dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri pada 9 Desember mendatang.

"Siapapun pemenangnya dalam Pilgub ini, akan sangat mempengaruhi nasib para Pekerja di provinsi Kepri," ujar Koordinator Konsep Indonesia Bagian Sumatera, Tri Sasono dalam keterangan resminya, Jumat (31/7).

BACA JUGA: Ketua DPR Belum Mau Respons Penundaan Pilkada karena Calon Tunggal

Di Pilkada Provinsi Kepri yang hanya diikuti dua pasangan calon memiliki kekuatan politik yang sama. Karena masing-masing pasangan yakni HM Sani-Nurdin Basirun dan Soeryo-Ansar merupakan incumbent. Ya, HM Sani dan Soeryo Respationo masih menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri sampai detik ini. 

BACA JUGA: DPR Optimistis Kerja Sama Indonesia-Turki Bakal Membawa Kesejahteraan

HM Sani dan Nurdin Basirun. Foto: Batam Pos / JPNN

Dari dua calon ini, Koalisi Serikat Pekerja Kepri menilai bahwa kedua pasangan tersebut sama-sama dari incumbent, tentu mempunyai kelebihan dan kemampuan masing masing saat memimpin Kepri selama ini.

BACA JUGA: Tak Ingin Pilkada Ditunda, Warga Surabaya Judicial Review ke MK

Dari analisa secara keberpihakan kedua calon kepala daerah itu, HM Sani dianggap sudah berumur dan kinerjanya selama menjabat menjadi gubenur perlu menjadi perhitungan bagi kaum buruh.

Sedangkan pasangan Soeryo-Ansar merupakan pasangan muda, yang dianggap sudah memiliki kapasitas dalam memimpin Kepri. Dan Ansar sendiri ketika memimpin Kabupaten Bintan juga dianggap banyak berpihak pada kesejahteraan kaum buruh.

HM Soeryo Respationo dan Ansar Ahamd

Hal ini terbukti dengan tingkat UMR di Bintan yang terus meningkat dan keharmonisan hubungan Industrial di Kabupaten Bintan. Sedangkan Nurdin Basirun dianggap belum teruji untuk membuktikan keberpihakan pada buruh. Karena di Karimun masih sedikit buruh yang bekerja di sektor Industri.

"Dari penilaian tersebut dapat ditarik kesimpulan pasangan muda ini layak untuk meningkatkan kesejahteraan kaum pekerja dan buruh di Kepri," tegasnya.

Tri juga berharap kepada pasangan cagub agar lebih memperhatikan pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi kaum buruh. Wajib mengutamakan nasionalisme dalam melindungi aset-aset BUMN di Kepri. "Serta mengusulkan agar ada pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi buruh dan terutama masyarakat Kepri," harapnya.(ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Belum Ambil Sikap Terkait Wacana Penundaan Pilkada


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler