KPK Beber Isi Tas Nazaruddin

Jam Tangan Pecah Diamankan, Tapi Gagal Bawa Pulang Laptop

Minggu, 14 Agustus 2011 – 02:42 WIB
Isi tas Nazaruddin saat dibeber dalam jumpa pers di KPK, Sabtu (13/8) malam. Foto : Arundono W/JPNN

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa tas milik Nazaruddin dipastikan amanIsinya pun masih dalam kondisi utuh

BACA JUGA: Pesawat Pembawa Nazaruddin Sempat Dipaksa Mendarat

Hanya saja, tim gabungan dari Mabes Polri, KPK, Imigrasi dan Kementrian Luar Negeri itu memang tak bisa membawa pulang komputer jinjing (laptop) milik Nazaruddin.

Penyidik KPK yang ikut menjemput Nazaruddin, Arief Adiharsa, menyatakan bahwa saat tim sampai di Kedutaan Besar RI (KBRI) di Bogota, tas milik Nazaruddin dalam kondisi tersegel
"Penyitaan dilakukan pada Kamis (11/8) pagi waktu setempat," ucap Arief.

Setelah tim tiba di KBRI, tas yang dalam kondisi tersegel itu pun dibuka

BACA JUGA: Puluhan Kasus Korupsi Menanti Nazaruddin

Satu per satu, barang di dalam tas milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu pun dikeluarkan


Lantas apa saja isi tas bermerek Dunhill warna hitam milik Nazaruddin itu? Arief memaparkan, isinya antara lain lima bundel uang dalam bentuk dolar AS masing-masing pecahan USD 100

BACA JUGA: Tanpa Didampingi Pengacara, Nazaruddin Diperiksa KPK

"Uangnya dalam bundelan BCA dan dalam kertas putihTotalnya USD 20 ribu," sebut Arief.

Terdapat juga sejumlah barang elektronikDi antaranya dua Blackberry jenis Bold tanpa tutup belakang, Blackberry jenis Torch, handphone Nokie C5 dan Nokia E7, micro SD card merek Sandisk berkapasitas 2 giga bytes, serta SIM Card dari operator Movistar"PIN Blackberry dan IMEI handphone sudah kita catat semua," sebut Arief.

Selain itu, dari tas Nazaruddin juga diamankan flashdisk merek Sony Vaio berkapasitas 4 giga bytes warna silver, jam tangan warna hitam yang kacanya pecah, charger Blackberry, serta dompet coklat merek Louis Vuitton berisi uang dalam bentuk Peso Filipina dan lima lembar kartu namaAda pula tiket pesawat elektronik dari Cartagena ke Bogota"Isi kita masukkan lagi dan disegel oleh KBRI," tandasnya

Ditegaskannya pula, pembukaan tas itu juga didokumentasikan dengan rekaman audio visual"Sehingga tidak ada prasangka bakal menghilangkan alat bukti," ucap Arief.

Bagaimana soal laptop milik Nazaruddin? Arief mengaku tak kuasa membawanya pulang"Di sana (Kolombia) ada hukum sendiri yang berlaku," pungkasnya.(ara/gel/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Giliran Istri Nazaruddin jadi Tersangka Korupsi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler