Ladies, Batam Kini Rawan Kejahatan Jalanan, TTDJ Ya...

Kamis, 15 Oktober 2015 – 01:15 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - BATUAMPAR - Masyarakat Batam khususnya kaum wanita mulai resah dengan maraknya aksi kejahatan di jalanan. Bahkan, pelaku tak segan-segan mengintai korban di keramaian.

Tika, misalnya, nyaris menjadi korban jambret di jalan raya Tanjungsengkuang, Batuampar kemarin sore. Ia yang baru pulang kerja di salah satu perusahaan swasta di kawasan tersebut tiba-tiba dipepet oleh seorang pengendara.

BACA JUGA: Dua Pemuda Ini Tega Bunuh Sang Bos Lantaran Sering Dikasari dan Tak Digaji

Awalnya, wanita berusia 20 tahunan ini tak menaruh curiga. Namun, pengendara itu kembali memepet kendaraan matik miliknya. Bahkan pelaku mulai melirik tas sandang yang diletakan diatas pahanya.

"Motor saya beberapa kali dipepet. Mungkin karena laju sepeda motor yang lumayan kencang, pria itu kesulitan menjangkau tas saya," kata Tika, kemarin.

BACA JUGA: Miliki 1 Paket Sabu, Karyawan Kontraktor Diciduk di Tempat Kerja

Menurut Tika, pengendara itu mengenakan helm hitam yang kaca mukanya sengaja dibuka. Sehingga, ia bisa melihat dengan jelas wajah pengendara yang diperkirakan masih berusia remaja. Merasa curiga dengan gerak gerik pelaku, Tika menghentikan kendaraannya. Dan disaat bersamaan, seorang rekan kerjanya kebetulan melintas dan berhenti menyapanya.

"Pengendara tadi itu sempat melihat ke belakang dua kali. Mungkin dia memastikan apakah saya berhenti atau tidaknya. Tapi karena melihat teman saya, dia langsung melaju kencang," ungkap Tika.

BACA JUGA: Keluarga Pembunuhan Ibu yang Dibunuh di Kasur dan Anak di Lantai Tertutup

Peristiwa yang sama juga dialami Rahmi warga Bengkong saat pulang dari Jodoh melewati jalan Batuampar. Sepeda motor matiknya tiba-tiba dipepet dua orang tak dikenal. Pria itu kemudian mencoba merampas tas yang ada dibagian depan sepeda motornya. Untungnya saat itu Rahmi cepat sadar dan memacu kendaraanya lebih cepat.

"Saat tangannya akan menjangkau, saya ngebut, jadi dia tak berhasil mengambil tas saya," terang Rahmi.

Menurut dia, saat itu ia langsung berhenti di sebuah warung pinggir jalan. Melihat Rahmi berhenti, dua pengendara itu memutar arah sepeda motornya melawan arus.

"Mereka kabur melawan arus. Sepertinya pelaku sudah mengintai sebelum beraksi," ungkap Rahmi.

Sebelum dua kejadian tersebut diatas, Sabtu (10/10) pukul 13.30 WIB, seorang perempuan warga Perumahan Sagulung Baru Blok E, Sagulung, jadi korban jambret  di simpang lampu merah Fanindo Jalan Brigjen Katamso.   

Atas kejadian tersebut barang berharga milik korban berupa, uang tunai Rp 500 ribu dan dompet warna merah berisi dokumen resmi berhasil dibawa kabur para pejambret.  

Kemudian, pembobol mobil Honda Jazz BP 1533 FM dengan modus pecah kaca juga beraksi Selasa (13/10) siang di parkiranBank Danamon, kawasan Kampung Bule, Nagoya dibobol maling. Pelaku memecahkan kaca depan bagian kanan mobil dan menggasak yang tunai ratusan juta rupiah.

Aksi pecah kaca ini terjadi saat pemilik mobil tengah berada di dalam bank sekitar pukul 13.00 WIB. Ia baru saja melakukan penarikan tunai dan meletakkan uang tersebut di bawah jok mobil sopir.

Hingga kini para pelaku kejahatan jalanan tersebut belum ada yang berhasil ditangkap. Polisi mengklaim masih melakukan penyelidikan. Waduh, pelakunya masih pada keliaran tuh, buat para wanita di Batam hati hati di jalan alias TTDJ ya.(she/ray)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Napi Kasus Pembunuhan Ditusuk di Dalam Lapas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler