Lahirkan Bayi di Galeri Seni

Selasa, 25 Oktober 2011 – 08:49 WIB

NEW YORK--Artis pertunjukan Marni Kotak, 36, bakal unjuk "kebolehan" di depan publikKali ini bukan terkait dengan kemampuannya berperan di panggung, tetapi melahirkan di depan sejumlah orang.

Seperti dilaporkan Daily Mail kemarin (24/10), layaknya seorang ibu yang menantikan kelahiran anak pertamanya, dia pun sibuk dengan berbagai persiapan

BACA JUGA: Kadhafi Anggap Mati Syahid

Tetapi, tak seperti ibu hamil lain yang bersiap melahirkan di rumah sakit atau rumah bersalin, perempuan 36 tahun itu memilih galeri sebagai tempat kelahiran sang jabang bayi
Dia berencana melahirkan di hadapan sedikitnya 15 orang.

"Mereka yang akan menyaksikan langsung kelahiran anak pertama saya nanti bukanlah orang asing

BACA JUGA: AS Tarik Pulang Dubes di Syria

Secara pribadi, saya mengenal mereka," kata Kotak
Selain suami dan beberapa kerabat, "penonton" pertunjukan melahirkan itu adalah kenalan Kotak

BACA JUGA: Gempa Turki Tewaskan 1.000 Orang

Mereka tertarik menyaksikan proses kelahiran tersebut setelah berkunjung ke Microscope Gallery milik Kotak di kawasan Bushwick, Brooklyn, New York, AS.

Menjelang proses kelahiran dengan metode water birth itu, Kotak menyulap galerinya menjadi ruang bersalinSebagai seniman, dia tak lupa memberikan sentuhan unik dan nyentrik pada ruang bersalin khusus tersebutSelain kolam dari karet serta tempat tidur dan selimut, dia juga memajang serangkaian benda berbau bayi di ruang tersebutMulai dari boneka sampai bantal besar bergambar bayi.

Suami Kotak, Jason Bell, yang juga pelukis memberikan sentuhan pantai dan laut pada dinding sekeliling ruanganSebab, Kotak ingin melahirkan dalam suasana rileks yang konon bisa dia temukan di tepi lautSebuah foto Kotak yang mengenakan bikini dengan perut buncit juga dipajang di ruang tersebut

Di dinding, dengan menggunakan semacam proyektor, rekaman aktivitas Kotak dan Bell saat berekreasi di pantai terus-menerus diputarAlunan musik bernuansa pantai juga tak henti dikumandangkanSejak 8 Oktober lalu, galeri yang kini telah menjelma menjadi ruang bersalin itu dibuka untuk umumPara pengunjung bisa melihat dengan gratis hingga 7 November nanti.

Di salah satu sudut galeri, Kotak meletakkan informasi tertulis soal "The Birth of Baby X"Di sana, tersedia semacam buku tamu yang bisa diisi para pengunjung yang tertarik menyaksikan proses kelahiran yang oleh Kotak dan suaminya disebut sebagai proyek seniDari sanalah, Kotak dan para calon penonton menjalin komunikasi dan saling mengakrabkan diri.

Setiap hari ada sekitar 20 orang yang mampir ke galeri KotakTapi, tak semua tertarik untuk menyaksikan proses kelahiran yang bakal dipandu oleh seorang bidan tersebutLagipula, ruang bersalin itu terbatas"Yang mencatatkan diri menjadi penonton pada hari kelahiran bayi saya akan mendapat pemberitahuan jika saatnya (kelahiran) tiba," ungkapnya

Di hari H nanti, Kotak memastikan bahwa dia tak akan berkomunikasi dengan penonton layaknya pertunjukan seni yang umum"Saya juga tak bisa memprediksi seperti apa pertunjukkan itu nantinyaApapun bisa terjadi," katanya lantas tersenyumSelain suaminya, Kotak juga melarang penonton merekam pertunjukan tersebut baik dengan kamera foto atau kamera video.(AP/dailymail/hep/dwi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjir Landa Myanmar, 100 Orang Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler