Longsor, Pasaman-Bukittinggi Lumpuh 5 Jam

Kamis, 08 Desember 2016 – 10:47 WIB
Jalur penghubung Bukittinggi-Pasaman ini sempat lumpuh total selama lima jam. Foto: padangekspress/jpg

jpnn.com - BUKITTINGGI — Hujan yang melandang Bukittinggi menyebabkan longsor di kawasan Jorong Muaro, Nagari Kotorantang, Kecamatan Palupuh Rabu (7/12) dinihari pukul 03.30. 

Material longsor menutupi jalan sepanjang 25 meter. Jalur penghubung Bukittinggi-Pasaman sempat lumpuh total selama lima jam. Sempat terjadi kemacetan sepanjang lebih kurang 3 kilometer di kedua sisi jalan.  

BACA JUGA: Wuih, Penghasilan Pengemis di Pontianak Menggiurkan

Jalan tersebut kembali bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat pukul 08.30 secara bergantian dan baru lancar pukul 10.00. 

Camat Palupuah Herizon mengatakan, proses pembersihan dilakukan dengan bantuan satu unit alat berat.

BACA JUGA: Kunjungan Deddy Mizwar ke Karawang Diwarnai Demonstrasi

Beruntung, sebut Herizon, saat kejadian, material tanah dan pepohonan tidak menimbulkan korban jiwa karena lokasi longsor jauh dari permukiman penduduk dan terjadi saat lalu lintas sedang sepi.

“Kecamatan Palupuh merupakan salah satu kecamatan rawan bencana longsor. Kami berkoordinasi dengan Polsek Palupuh dan Danramil untuk berjaga-jaga, mengingat hujan yang turun setiap hari,” katanya kepada Padang Ekspress (Jawa Pos Group).

BACA JUGA: Eeng Buang Sesuatu, Eittt... Polisi Nggak Terkecoh Dong

Camat mengimbau warga maupun pengendara tetap berhati-hati melewati jalur tersebut sebab hingga kemarin sore, hujan masih terus mengguyur kawasan tersebut. 

Di Malalak, longsor yang menimbun jalur Sicincin-Malalak-Balingka (Simaka) sempat menyebabkan delapan petugas dari Dinas Prasarana Jalan dan Permukiman (Prasjaltarkim) Sumbar, PT PLN dan warga asal luar Malalak terkurung longsor Selasa malam (6/12).

Diketahui, delapan orang ini sedang meninjau lokasi longsor dan memeriksa tiang listrik. 

“Malam harinya mereka menginap di sebuah warung yang berada di pinggir jalan.”

“Alhamdulillah delapan orang tersebut berhasil dievakuasi tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) pagi harinya (Rabu, red) sekitar pukul 07.30,” ujar Camat Malalak, Harmezi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.(st/r/ray/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terbitkan Surat Edaran Larang PNS Gunakan Gas 3 Kg


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler