Lord & Luhut

Oleh Dhimam Abror Djuraid

Jumat, 09 Juni 2023 – 18:08 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Lord adalah gelar bangsawan di Eropa, khususnya di Inggris. Gelar lord diberikan kepada seseorang yang memiliki wewenang, kendali, atau kuasa atas pihak lain selaku majikan, pemimpin, atau bahkan penguasa.

Penggunaan kata 'lord' ditujukan untuk seseorang yang berkuasa atau memiliki kekuasaan seperti anggota kerajaan.

BACA JUGA: Jokowi, Memang Sakti atau Bebek Lumpuh?

Pada sistem feodalisme, kata 'lord' memiliki arti yang luas, bebas, dan bervariasi. Seorang overlord adalah orang yang memiliki tanah yang dikelola oleh tuan tanah yang stratanya lebih rendah darinya.

Dalam strata sosial Inggris, 'lord' mempunyai derajat yang tinggi dan terhormat. Hanya orang-orang tertentu yang punya hubungan darah ningrat atau berjasa khusus kepada kerajaan yang boleh menyandang gelar itu.

BACA JUGA: Ekspor Pasir

Orang akan bangga menyematkan gelar 'lord' di depan namanya. Namun, tidak demikian dengan Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

Menteri koordinator bidang maritim dan investasi itu malah merasa gerah dan tidak suka dengan gelar 'lord' tersebut.

BACA JUGA: Kaesang dan Politik Dinasti Jokowi

Alasannya ialah gelar itu tidak dia dapatkan dari Kerajaan Inggris yang bergengsi, tetapi disematkan oleh aktivis lingkungan dan hak asasi manusia (HAM) Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Perihal ketidaksukaan LBP atas gelar 'lord' versi Haris dan Fatia itu terungkap dalam persidangan. Luhut menyampaikan itu saat hadir sebagai saksi bagi Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti yang menjadi terdakwa pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (8/6).

LBP menilai julukan ‘lord’ yang disematkan kepadanya dalam siniar Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti di YouTube telah merendahkan dirinya. Dalam sidang dakwaan sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menyinggung soal video percakapan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Jaksa mengutarakan video berjudul "Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya’’ yang dipersoalkan Luhut. Konten ini membuat LBP keberatan hingga akhirnya melaporkan Haris ke polisi.

Salah satu pernyataan yang dipermasalahkan terekam pada menit 14:23 sampai 14:33. “Nah kita tahu bahwa Toba Sejahtera Group ini, juga dimiliki sahamnya oleh salah satu pejabat kita,”.

Fatia menyebutkan pejabat yang dimaksud ialah Luhut Binsar Pandjaitan. Kemudian Haris menambahkan, "LBP the Lord. The Lord".

Dalam video itu, Haris dan Fatia membahas tentang Luhut yang mereka sebut bermain dalam isu pertambangan di Papua. Pernyataan lain yang dipersoalkan Luhut terekam pada menit 18:00 hingga 21:00.

Fatia, kata jaksa, menyatakan Luhut sebagai penjahat. “Iya dan lucunya juga bang dari orang-orang yang ada di sini, di circle ini. mereka juga tim pemenangannya Jokowi di tahun 2015’,” ucap Fatia di siniar tersebut.

Sebutan 'lord' dipakai untuk menggambarkan seseorang yang dianggap powerful. Luhut disebut 'lord' karena jabatannya yang sangat banyak di lingkup pemerintahan.

Dalam dunia pergaulan sosial, banyak juga anak-anak muda yang dijuluki sebagai sultan karena kaya raya. Sejauh ini tidak ada yang menggugat karena disebut sebagai sultan. Malah banyak yang suka dengan sebutan itu karena merasa bergengsi.

Luhut punya jabatan paling banyak di antara para pembantu Jokowi. Setidaknya ada 15 jabatan yang pernah diembannya selama pemerintahan Jokowi.

Hal tu menunjukkan kedekatan dan kepercayaan Jokowi kepada Luhut. Dua orang itu bersahabat sejak lama.

Ketika Jokowi masih menjadi pedagang mebel di Solo, keduanya sudah bersahabat erat. Hal itu berlangsung sampai Jokowi menjadi wali kota Surakarta, gubernur DKI, lalu Presiden RI.

Hubungan yang bersejarah itu membuat Luhut dan Jokowi unsparable alias tidak terpisahkan.

LBP memegang jabatan-jabatan penting dalam kabinet Jokowi. Tugas-tugas paling strategis di kabinet Jokowi pernah dipegang oleh LBP.

Ketika Indonesia mengalami pandemi Covid-19, LBP menjadi orang yang paling dipercaya oleh Jokowi untuk mengatasinya. LBP berada di balik keputusan-keputusan penting Jokowi.

Berbagai investasi strategis besar di Indonesia melibatkan pemikiran LBP. Beberapa proyek investasi besar bersama China merupakan buah kerja LBP.

Proyek-proyek investasi penting, seperti kereta api cepat Jakarta-Bandung, juga merupakan kerja LBP.

Karena posisi dan pengaruhnya yang strategis itulah LBP menjadi orang yang paling powerful dalam inner circle Jokowi. Karena posisinya yang sangat penting itulah orang-orang menjulukinya sebagai ’Lord Luhut’.

Haris dan Fatia bukan orang pertama yang memakai sebutan itu untuk LBP. Namun, LBP menjadi tidak senang karena Haris dan Fatia dalam podcast itu menyebut LBP berada di balik investasi yang ditengarai merusak lingkungan di beberapa wilayah Papua.

Sebelum podcast itu beredar,  terlebih dahulu ada buku berjudul ‘Coalruption’ yang dibuat berdasarkan hasil investigasi beberapa  lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan. Laporan itu menyoroti keterlibatan elite politik Jakarta dalam bisnis tambang di Kalimantan yang merusak lingkungan dan melanggar aturan.

Nama LBP pun disebut-sebut berada dalam jaringan itu. Sebagai menteri yang bertanggung jawab terhadap investiasi dan kemaritiman, LBP menjadi arsitektur utama proyek-proyek investasi yang menjadi andalan Jokowi.

Program hilirisasi yang sekarang sedang digalakkan adalah salah satu program andalan Jokowi.

Namun, Tidak semua proyek yang ditangani LBP sukses. Ada beberapa yang gagal, salah satunya idalah upayanya menarik Tesla berinvestasi ke Indonesia.

LBP sudah berupaya membawa Jokowi untuk bertemu di Elon Musk di Stargate SpaceX, Boca Chica, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu 14 Mei 2022. Walakin, misi itu gagal dan Tesla tidak jadi berinvestasi di Indonesia.

Terbaru, Indonesia membuka keran ekspor pasir ke Singapura. Keputusan ini menjadi kontroversi karena berpotensi merusak lingkungan. Pemerintah sudah menghentikannya selama 20 tahun dan sekarang Jokowi membukanya kembali.

Entah kebetulan atau tidak, hanya selang bebereapa hari setelah izin ekspor pasir dibuka, pemerintah Singapura memberi penghargaan khusus kepada LBP. Tidak lama kemudian Jokowi tampil di hadapan investor Singapura untuk menawarkan investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Proyek IKN tak pelak menjadi pertaruhan besar Jokowi dan LBP. Seperti kata Elvis Presley dalam lagunya It’s Now or Never.

LBP bertanggung jawab terhadap legasi besar ini. Posisi strategis inilah yang membuat LBP disebut sebagai ‘Lord Luhut’.

Soal dia suka atau tidak suka, itu persoalan lain.(***)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sandingkan & Bandingkan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler