Mabuk, Polisi Tusuk Teman Sendiri

Jumat, 29 Januari 2010 – 08:18 WIB

SOE- Emosi dicampur pengaruh alkohol, maka yang terjadi adalah kalapItu yang dialami oknum anggota Samapta Polres TTS, Bripda Polce Ludji, yang menikam teman seprofesinya, Bripda Deni Ndolu menggunakan sebilah pisau

BACA JUGA: Tewas Dibantai Massa di Tahanan

Polce Ludji melabrak temannya itu di kos-kosan korban yang beralamat di Kelurahan Karang Sirih Kecamatan Kota SoE


Aksi brutal Polce mengakibatkan Deni Ndolu mengalami luka robek dibagian perut dekat lambung

BACA JUGA: Bupati Cilacap Dituntut 9 Tahun Penjara

Karena mengalami luka serius, Deni Ndolu dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD SoE untuk mendapat perawatan, namun karena di RSUD SoE belum ada dokter bedah, maka Deni Ndolu dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang.

Kronologis kejadian dipaparkan Kapolres TTS, AKBP Tito Basuki Priyatno kepada Timor Express, Kamis (28/1) diruang kerjanya
Menurut AKBP Tito, kejadian itu bermula dari ketersinggungan

BACA JUGA: DBH Migas untuk Riau Segera Cair

Awalnya, AKBP Tito mendapat informasi dari masyarakat yang mengatakan, Polce Ludji mengkonsumsi miras hingga mabukKetika dicek, ternyata informasi itu benarSehingga, AKBP Tito memberi hukuman disiplin kepada Polce Ludji siang ituPolce Ludji tersinggung, katanya Deni Ndolu yang memberitahukan informasi itu ke PolresTetapi sebenarnya informasi itu diketahui AKBP Tito dari masyarakat bukan dari Deni Ndolu.

Bukannya kapok, usai menjalani hukuman, Polce Ludji kembali menengak minuman keras (miras) lalu menemui Deni Ndolu di kos-kosannya dan langsung mengayunkan sebilah pisau yang sudah berada ditangannya ke arah perut Deni Ndolu hingga darah segar mengalir keluar dari luka tersebutTetangga yang melihat kejadian itu langsung melarikan Deni Ndolu ke IGD RSUD SoE untuk mendapat pertolongan.

Kondisi Deni sudah parah, namun Polce Ludji terus membuntuti Deni Ndolu ke RSUD, entah tujuannya apa tidak diketahuiKeluarga Ndolu sudah banyak berdatangan di RSUD untuk memastikan kondisi Deni NdoluKarena tidak ada dokter bedah di RSUD SoE, maka Deni Ndolu dirujuk ke RSB Kupang

Saat itu Polce Ludji juga berada di RSUD, namun beruntung keluarga juga belum mengenal wajah Polce LudjiJika tidak, maka dikuatirkan akan terjadi keributanBeberapa menit kemudian, sejumlah anggota Polres mendatangi RSUD untuk melihat kondisi Deni NdoluMereka bertemu Polce Ludji dan menyuruhnya menyerahkan diri ke Polres TTS.

Namun, Polce Ludji bukan menyerahkan diri ke Polres, tapi malah dia menyewa mobil rental untuk kabur ke KupangAtas koordinasi sesama anggota polisi akhirnya Polce Ludji berhasil ditangkap di Pospol TakariKemudian dijemput oleh anggota ke Polres TTS dan langsung dimasukan ke dalam terali besi.

AKBP Tito mengatakan, Polce Ludji selain dikenakan hukuman kode etik, dia juga dikenakan pidana umum karena perbuatannya termasuk unsur pidanaDia tegaskan, pihaknya sejak awal sudah berkomitmen untuk menindak tegas anggota Polres TTS yang diketahui mabuk-mabukan(r5/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengangkatan Wabup Dipersoalkan


Redaktur : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler