Mahfud Yakini Apa yang Dilihat Refly

Senin, 31 Januari 2011 – 14:25 WIB
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku yakin, bahwa apa yang dilihat Refly Harun tentang uang Rp 1 miliar dalam bentuk dolar yang akan diberikan kepada hakim konstitusi, itu benar adanyaTetapi menurutnya, tidak ada bukti yang menguatkan adanya hakim yang menerima uang seperti apa yang dilihat Refly tersebut.

"Saya optimis juga, bahwa yang dilihat oleh Refly (itu) benar

BACA JUGA: DPR Mulai Serang Balik KPK

Prtama, dia (Refly) melihat ada uang
Tetapi yang dilihat Refly (itu) tidak ada bukti, bahwa uang itu sampai ke hakim

BACA JUGA: Abaikan Ilmuwan, Habibie Kritik Pemerintah

Itu juga benar," katanya kepada wartawan di Gedung MK, Senin (31/1).

Dilanjutkan Mahfud, adanya kasus dugaan suap di MK sendiri, tidak berpengaruh terhadap lembaga peradilan yang dipimpinnya itu
"Tidak akan ada efeknya ke sini," katanya

BACA JUGA: ICW Laporkan Dugaan Suap di Buol ke KPK

Hal itu karena menurutnya, tidak akan ada hakim dengan cara sebegitu bodohnya menerima uang dari seseorang.

"Sejak dulu saya katakan bahwa Refly benarBahwa Saragih itu mengatakan akan memberi uang, dan itu dilakukan calon bupati dan gubernur lain, yang mengatakan akan memberi uang ke MKTapi tidak pernah ada satu pun yang bisa membuktikanSaya sendiri kena dua kaliKatanya sudah memberi uang ke saya, Rp 200 juta(Saya) Kenal saja tidak (orangnya)," terangnya.

Selain itu, Mahfud mengaku berkeyakinan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengungkap perkembangan kasus hasil temuan Tim Investigasi MK yang diketuai oleh Refly HarunMahfud sendiri juga berjanji akan mengumumkan hasil kerja tim Majelis Kehormatan Hakim (MKH).

"Saya yakin 100 persen Refly benar, dan (yakin) 100 persen KPK akan mengungkap optimisme ReflyTapi 1.000 persen saya yakin, tidak akan ada yang (mengarah) ke siniNanti akan diumumkan hasil MKH-nya," janjinya.

Sebelumnya, pemeriksaan oleh MKH MK dalam kasus dugaan suap yang diduga melibatkan hakim kontitusi, Selasa (25/1), berlangsung tertutupKetua MKH Harjono mengaku telah mengkonfrontir beberapa orang yang diduga terlibat kasus suap di MK tersebut"Pemeriksaan hari ini mengkonfrontir Dirwan Mahmud dengan Nesyawati, dan pemeriksaan kedua (terhadap) Pak Akil Mochtar, JR Saragih, Zumaidah (sekretarisnya), Refly Harun dan Maheswara Prambandono," kata Harjono seusai melakukan pemeriksaan.

Seperti diketahui, MKH yang dibentuk 30 Desember 2010 itu beranggotakan lima orangMasing-masing yakni Hakim Konstitusi Harjono sebagai Ketua Panel Etik, Achmad Sodiki (sekretaris), buru besar senior ilmu hukum Esmi Warassih Pujirahayu, mantan hakim konstitusi Abdul Mukhti Fdjar, serta mantan Ketua MA Bagir MananMKH mulai bekerja pada 3 Januari 2011 lalu(kyd/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gaji Direksi BUMN Tinggi Dinilai Wajar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler