Melalui Holding, BUMN Pertambangan Dinilai Makin Tumbuh

Jumat, 26 Agustus 2016 – 04:01 WIB
Ilustrasi. Foto istimewa

jpnn.com - JAKARTA – PT Antam menyambut baik pembentukan holding BUMN Pertambangan.

Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman menjelaskan, perseroan nantinya akan masuk dalam holding bersama dengan BUMN tambang lainnya.

BACA JUGA: Pertumbuhan dan Kualitas Kredit Memburuk

"Dengan PT Bukit Asam (PTBA), PT Timah, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) serta kepemilikan 9,36 persen saham pemerintah di PT Freeport Indonesia (PTFI)," ujar Tedy dalam siaran persnya, Kamis (25/8).

Sebagai langkah awal, pembentukan holding BUMN Pertambangan dilakukan dengan menunjuk Inalum sebagai holding BUMN Pertambangan. Mengingat status kepemilikan saham Inalum yang masih 100 persen dimiliki negara.

BACA JUGA: Astra Daihatsu Motor Gunakan 300 Robot untuk Garap Mobil

"Sehingga proses konsolidasi BUMN Pertambangan diharapkan bisa dilakukan lebih cepat, optimal dan controllable," jelasnya.

Menurutnya, dengan momentum tren kenaikan harga komoditas saat ini,  pembentukan holding akan semakin meningkatkan skala, diversifikasi bisnis, posisi, likuiditas keuangan serta upaya efisiensi biaya operasi.

BACA JUGA: Tingkatkan Surplus Perdagangan, Perkuat Pasar Domestik

Diharapkan pula, melalui holding ini, sektor pertambangan bisa bersaing secara global dan tumbuh menjadi perusahaan pertambangan besar dunia.

"Pembentukan Holding BUMN Pertambangan diharapkan akan meningkatkan profil cadangan dan sumber daya mineral dan batu bara yang dimiliki, baik melalui kegiatan eksplorasi maupun akuisisi, mendukung optimalisasi upaya program hilirisasi sumber daya alam," harap Tedy. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Omni Channel Diyakini jadi Masa Depan Perbankan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler