Menkeu Dukung Razia Mobil Bodong di Batam

Rabu, 29 September 2010 – 01:11 WIB

JAKARTA — Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan, saat ini ada banyak mobil ilegal yang masuk melalui Free Tradee Zone (FTZ) BatamSebagian besar mobil ini masuk dalam kategori mobil mewah

BACA JUGA: Bangun 24 Ribu Rumah, Kemenpera Minta Anggaran Ditambah

Karena itulah, Menkeu mendukung dilakukannya sweeping terhadap mobil mewah ilegal di Batam.

"Ternyata di Batam, saat ini banyak mobil-mobil baru masuk tapi menggunakan dokumen impor yang lama
Jadi implikasinya ada pemalsuan dan kerugian negara

BACA JUGA: Alokasi APBD Harus Sesuai RPJM Nasional

Karena itulah kita mendorong untuk dilakukan penertiban
Kita dukung langkah Bea Cukai dan polisi," ujar Agus Marto kepada wartawan, Selasa (28/9) di Jakarta.

Seperti diketahui, polisi melakukan razia mobil mewah di Batam, terutama yang masuk sejak diberlakukannya PP 63 Tahun 2003 tentang Perlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada 1 Januari 2004

BACA JUGA: TDL Tak Naik, Anggaran Kementerian Terancam Dipangkas

Dari hasil razia yang dilakukan, tercatat ratusan unit mobil mewah di Batam terpaksa harus disita karena ada indikasi pemalsuan dokumen yang mengakibatkan kerugian negara

"Memang ke depan perlu sosialisasi yang baik, jadi tidak terkesan operasi yang kita lakukan ini tidak jelas background-nyaSebenarnya mobil-mobil ini masuk sejak tahun 2004 ke atas, tapi dokumen yang digunakan adalah 2004 ke bawahJadi penertiban yang kita lakukan sekarang ini sudah benar, menunjukkan penegakan hukum di negara ini," tegas Agus.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menkeu: APBN Terancam Bila TDL Tak Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler