Menristekdikti Ingin Tujuh Universitas Ini Naik Akreditasi Tahun Depan

Senin, 31 Juli 2017 – 13:27 WIB
Menristekdikt Prof Mohamad Nasir di acara groundbreaking 7 in 1 di Universitas Tanjungpura, Senin (30/7). Foto: Mesya Mohammad/JPNN.com

jpnn.com, PONTIANAK - Groundbreaking program The Support to the Development of Higher Education Project di tujuh universitas atau Proyek 7 in 1, hari ini berakhir.

Dengan demikian tujuh universitas yang mendapatkan suntikan dana dengan total Rp 2,7 triliun sudah bisa melakukan pembangunan modernisasi kampus. Ditargetkan proyek 7 in 1 ini akan tuntas akhir 2018.

BACA JUGA: Menteri Nasir: Proyek 7 in 1 Dorong Internasionalisasi Perguruan Tinggi

"Pemerintah sudah melengkapi fasilifas dari tujuh universitas ini. Selanjutnya saya akan menagih janji tujuh rektor ini, tahun depan," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggj (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir saat memberikan sambutan di acara groundbreaking 7 in 1 di Universitas Tanjungpura, Senin (30/7).

Dia menegaskan, dengan peningkatan fasilitas hendaknya dibarengi dengan kualitas para dosen. Semakin tinggi kompetensi guru, kualitas lulusan mahasiswanya juga makin tinggi.

BACA JUGA: Menristekdikti Minta Dosen Fokus Bikin Jurnal

"Saya ingin buktikan apakah tahun depan akreditasi universitasnya meningkat. Yang masih B harus jadi A," ujarnya.

Selain akreditasi, Prof Nasir juga akan menagih pembuatan jurnal internasional. Tujuh universitas penerima dana proyek 7 in 1 harus bisa mencetak lebih banyak jurnal baik nasional maupun internasional.

BACA JUGA: Menristekdikti Minta Rektor Unesa Perketat Pengawasan Proyek Rp 300 Miliar

Dia juga mengharapkan proyek ini bisa mendorong ketujuh universitas yakni Unesa, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Tanjungpura, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Syiah Kuala, menuju internasionalisasi perguruan tinggi dengan meningkatkan daya saing pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat pada era global. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banyak Pejabat Kena OTT, Menristekdikti Galau


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler