Mentan: Mau Jadi Investor, Harus Punya Uang Tunai

Kamis, 05 Oktober 2017 – 12:00 WIB
Mentan Pertanian Amran Sulaiman di kantor Gubernur Maluku. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN

jpnn.com, AMBON - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan hanya ada satu syarat seorang investor ingin berinvestasi di sektor pertanian Indonesia.

Syaratnya adalah memiliki uang tunai dalam jumlah besar. Paling tidak si investor memilik uang sebanyak Rp 2 triliun.

BACA JUGA: Mentan Tambah Dana Rp 200 Miliar, Semua Harus Kerja Keras

"Syarat investor masuk di pertanian itu cuma satu yakni punya uang cash Rp 2 triliun," tegas Amran dalam Rapat Koordinasi mengembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (4/10).

Amran mengungkapkan, investor tidak perlu mengurus persoalan administrasi, seperti Izin Usaha Perkebunan (IUP).

BACA JUGA: Mentan: Warga Maluku Jangan Hanya di Balik Sarung!

Prosedur administrasi tersebut akan diurus oleh pemerintah sendiri.

"Mereka (investor) hanya siapkan uang cash, yang lain, seperti IUP pemerintah yang urus. Itu perintah Presiden untuk mempercepat mereka (investor masuk)," jelas dia.

BACA JUGA: Mentan Deklarasikan Pengembalian Kejayaan Rempah Indonesia

Pria asal Sulawesi Selatan tersebut mengungkapkan, saat terdapat enam investor besar yang terpilih berinvestasi di sektor pertanian.
Salah satu investor akan membuka pabrik gula di Kendari.

"Pas awal kami buka investor yang mendaftar 300 orang, tetapi ketika kami syaratkan harus punya uang cash berkurang menjadi 140 orang, berkurang lagi jadi 28, hingga sekarang hanya 6 orang," ungkap dia.

Dalam hal ini, tambah Amran, para pemerintah daerah juga turut serta membantu investor agar bisa berinvestasi.

Menurut dia, Kementerian Pertanian akan tetap mengawas keberadaan investor di daerah.

"Saya‎ tanya Bupati dan Gubernur, mau enggak terima investor ini. Karena mereka (investor) punya uang. Pokoknya (investor) yang kami terima yang punya uang. Nanti kami beri tanah, beri fasilitas, tetapi dalam pengawalan Kementan," pungkas Amran. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementan Gelar Pangan Murah di Pasar Induk Beras Cipinang


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kementan  

Terpopuler