Mentan Minta Kabareskrim Segera Berantas Mafia Beras

Senin, 29 Januari 2018 – 19:43 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Foto: Fathan Sinaga

jpnn.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menduga ada mafia pangan yang bermain dalam pendistribusian beras dari petani hingga ke pasar. Sebab, ada ketidakselarasan antara harga gabah dengan harga beras di pasar.

“Di petani gabah turun 20 persenan, sementara di pasar hanya dua sampai tiga persen turunnya,” kata dia di Banyuasin, Sumatera Selatan,  Senin (29/1).

BACA JUGA: Panen Raya Dihadiri Pejabat, Petani Kompak Tolak Impor Beras

Karena itu, Amran meyakini ada pihak yang menjadi makelar yang membuat harga beras di pasar tetap meningkat. “Jadi ini diduga ada middleman (makelar) sehingga ada yang tidak linier di sini,” tambahnya.

Menteri asal Bone, Sulawesi Selatan itu lantas meminta Kabareskrim Polri Komjen Ari Doni Sukmanto untuk segera menindak mafia pangan. “Bahasanya Pak Kabareskrim, kalau ada yang main biar saya pukul,” sambung dia.

BACA JUGA: Zulkifli: Petani Jangan Cuma Dimuliakan, tapi Disejahterakan

Sementara Ari Dono mengatakan, sudah menjadi tugasnya untuk menindak para mafia pangan. “Jadi memang harus kami tindak, sudah menjadi bagian dari Bareskrim bersama Satgas Pangan,” kata dia.(mg1/jpnn)

BACA JUGA: Mentan Dorong Para CPNS Kementan Jadi Pegawai yang Jujur

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tauke Sawit Pulau Rimau Disandera 4 Bandit


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler