jpnn.com - JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT), Marwan Jafar menilai, banyak mahasiswa asal desa yang menorehkan prestasi tingkat internasional.
Dia berharap, keberhasilan tersebut dapat juga diwujudkan dalam bentuk pengabdian bagi pendidikan. Dengan begitu, kebangkitan pendidikan masyarakat pedesaan benar-benar terwujud.
BACA JUGA: Gaji Guru Belum Dibayar, Ogah Isi Rapor
“Pengabdian mahasiswa di pedesaan sangat diharapkan. Karena pemerintahan sekarang memprioritaskan kinerja berbasis dari desa,” ujarnya saat menerima Direktur International Program Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Kamis (19/3).
Dalam acara itu hadir pula Direktur Internasional Program Fakultas Hukum, Masnur Marzuki. Pertemuan bertujuan untuk membahas rencana mengikuti kompetisi peradilan di Amerika Serikat, 5-11 April nanti.
BACA JUGA: Dana BOS Telat Cair, Itu Wewenang Disdik Provinsi
“Yang perlu diingat, UII sebagai pioner universitas terbesar di Indonesia dan juga kampus tertua. Karena berdiri saat di era-era sebelum kemerdekaan. Terpenting, UII menjadi miniatur Indonesia. Jadi mahasiswanya harus mampu membanggakan Indonesia,” tegas Marwan. (gir/jpnn)
BACA JUGA: Dana Bos Telat Cair, Bendara Dinas Pendidikan Terpaksa Berutang
BACA ARTIKEL LAINNYA... Astaga, Pemko Pekanbaru Berutang Rp 3,25 Miliar Untuk Gaji Guru Honor
Redaktur : Tim Redaksi