Merdeka! Tiga Napi Lapas Sorong Langsung Bebas

Kamis, 18 Agustus 2016 – 05:32 WIB
Ilustrasi: pixabay

jpnn.com - WAJAH pria paruh baya itu seketika menegang. Alisnya berkerut. Saat wajahnya melonggar, di pelupuk matanya terlihat butiran kristal yang siap mencair. Ia lalu menunduk, dengan posisi tangan yang masih melipat di belakang.

Dia adalah Muslimin, narapidana Lapas Sorong yang mendapatkan remisi tiga bulan. Dari remisi itu tepat sudah 1,5 tahun ia menghuni Lapas. “Muslimin remisi 3 bulan, bebas,”kata petugas Lapas Sorong pada upacara remisi di halaman tengah Lapas.

BACA JUGA: Sayang Sekali, Pengibaran Merah Putih di Puncak Paynemo Gagal

Sengatan matahari di Rabu (17/8) siang terasa menusuk di pori-pori. Saking panasnya, semilir angin tak terasa di kulit. Ditambah halaman seluas 20 m x 20 m ini tak ditumbuhi rumput. Karena tertutup lapisan semen. Kontan saja, sinar matahari serasa memantul dan menyalurkan panas berkali-kali lipat.

Puluhan orang berseragam rapi mulai berdatangan. Panggung dan tenda telah siap. Sebelum tamu berseragam rapi tiba, ratusan orang berseragam kaos oblong biru tua dan oranye telah berdiri dengan rapi. Seragam kaos oranye bertuliskan tahanan berada di sisi kanan. Sedangkan kaos biru tua bertuliskan narapidana berada di sisi kiri.

BACA JUGA: Bupati Lamteng: Terimakasih Densus 88

Setelah rombongan berseragam rapi tiba, suasana mulai menghening. Seorang pria berseragam biru langit sudah berdiri di tengah lapangan. Suara lantangnya, membuat para tamu terdiam. Pria paruh baya lalu berjalan menuju panggung berukuran 1 x 1 meter yang telah dihias.

Semuanya hening. Hingga beberapa menit kemudian, suara wanita mulai menggema. “Upacara remisi narapidana Lapas Sorong,”. Seorang wanita lalu membacakan sebuah surat. 

BACA JUGA: Terduga Teroris Jaringan Lampung Rakit Bom di Kebun Singkong

Surat dari Kementerian Hukum dan HAM, yang berisi daftar nama narapidana yang berhak menerima remisi di HUT ke-71 RI. Ya, pada HUT RI tahun ini ada 166 napi yang mendapatkan remisi atau potongan masa tahanan. Napi pertama yang ia sebutkan adalah Rahman GS, napi yang mendapatkan remisi terpanjang yakni enam bulan. 

Selanjutnya, enam orang napi mendapatkan lima bulan remisi. 12 orang mendapatkan remisi empat bulan, hingga pada akhirnya ia mengungkapkan remisi umum II atau remisi bebas. 

Saat kalimat tersebut diucapkan petugas. Spontan tubuh para peserta berkaos oblong biru tua menegang. Hingga akhirnya tiga nama yang menerima remisi bebas pun diucapkan. Mereka adalah Yohanis, William S, dan Muslimin. Yohanis menerima sebulan remisi. Dengan remisi tersebut genap sudah masa pidananya di Lapas Sorong selama delapan bulan. Senyum merekah terlihat di raut wajahnya. 

Pada awak media, Yohanis mengaku akan menjalani kehidupan dengan lebih baik. Meski mengaku nyaman berada di Lapas, ia tak ingin kembali lagi di Lapas. William yang mendapatkan remisi sebulan pun dinyatakan bebas. Ia sudah genap menghuni Lapas sesuai putusan pengadilan, yakni delapan bulan pidana. William juga sama, ia berjanji akan menjalani kehidupan dengan lebih baik. Meski tak tahu harus bekerja dimana setelah bebas. Ia optimis akan berusaha semampunya.

Napi yang mendapatkan remisi sekaligus bebas ketiga adalah Muslimin. Pria paruh baya yang tersandung kasus penggelapan ini telah menghuni Lapas sejak 14 bulan silam. Karena sikap baiknya, ia berhak mendapatkan remisi. Dari remisi tiga bulan di HUT ke-71 RI, Muslimin memenuhi putusan pengadilan yang menjatuhinya hukuman satu setengah tahun penjara.

Tak banyak kata yang ia ucapkan. Raut wajah juga sulit ditebak. Yang pasti secercah kebahagiaan terpancar dari wajahnya telah menua. Saat tak ada keluarga di sisi. Tak dapat berkumpul di saat keluarga membutuhkan. Hal itu yang menghantui benak Muslimin. Ia tak mau lagi kembali ke Lapas. 

Ia tak mau lagi membebani keluarga. ia tak mau lagi berpisah dengan keluarga. “Dari sini saya mau jadi orang yang lebih lagi,” katanya samar. (nur hayyu supriatin/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Densus Ciduk Dua Terduga Teroris di Lampung


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler