Minat Guru Ditugaskan di Daerah Terpencil Melonjak, Ini Angkanya

Senin, 19 Oktober 2015 – 15:24 WIB
Guru sedang upacara. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - ‎JAKARTA--Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata menyebut, peminat program guru garis depan meningkat. Ini dilihat dari jumlah guru yang bersedia ditempatkan di wilayah terluar, terdepan, tertinggal (3T).

"Saat rakor di Makassar dan dihadiri 109 daerah, tercatat 10.800 guru disiapkan untuk program guru garis depan," kata Pranata dalam paparan setahun kinerja Kemendikbud, Senin (19/10).

BACA JUGA: Guru Garis Depan Banjir Fasilitas

Jumlah 10.800 ini menurut dia, cukup tinggi, mengingat kuota yang disiapkan Kemendikbud hanya 3.500 orang saja. Tingginya peminat ini, kta dia, menunjukkan semangat guru untuk mengabdi di wilayah 3T (terdepan, terluar, terisolir) makin meningkat.

"Terlepas dari banyaknya fasilitas yang diberikan untun guru garis depan, namun semangat guru ke wilayah 3T patut diapresiasi. Paling tidak sudah ada kesadaran guru akan pentingnya suatu pengabdian," bebernya.

BACA JUGA: Gratis! Seluruh Guru Wajib Ikut UKG

Saat ini, Kemdikbud terus memberikan pelatihan kepada guru yang akan dikirimkan ke‎ daerah 3T. Sebab, guru garis depan harus siap menghadapi situasi yang sangat berbeda dengan keadaan di kota serba ada. (esy/jpnn)

 

BACA JUGA: Guru Honorer K2 Juga Wajib Ikut Pendidikan Profesi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menumbuhkan Kecintaan Siswa SMP Strada di Bidang Iptek


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler