Modus Korupsi, Beli Boarding Pass Fiktif

Selasa, 20 Juli 2010 – 22:21 WIB

JAKARTA--Anggota BPK RI Hasan Bisri mengaku prihatin dengan perilaku para pejabat baik pusat maupun daerahDiberi tanggung jawab untuk melakukan tugas pengabdian pada masyarakat, tapi malah cari keuntungan.

"Heran saya, tambah ketat aturan pemerintah, tambah pintar pejabatnya untuk akal-akalan," kata Hasan Bisri yang didampingi Auditor Utama BPK Widodo Mumpuni di Kantor Kementerian PAN&RB, Selasa (20/7).

Dia menambahkan, meskipun hampir lima tahun ini sudah menerapkan sistem ad cost, tetapi masih banyak aparatur yang akal-akalan

BACA JUGA: Mangindaan: Stop Akal-akalan Gaya Lama

Dia mencontohkan boarding pass dan airport tax, yang ternyata masih bisa dibeli.    

"Jadi triknya biar pejabatnya tetap dapat uang, dia beli boarding pass dan airport tax pada petugas
Tentunya harganya bukan harga normal

BACA JUGA: Penyimpangan Dana Operasional Sulit Dibuktikan

Tapi paling tidak oknum tersebut masih memiliki kelebihan
Diapun tidak capek-capek," beber Hasan

BACA JUGA: Aktivis Bentuk Tim Investigasi

Parahnya lagi, petugas di bandara pun membantu pejabat yang butuh boarding pass dan airport tax fiktif tersebutSebab, mereka juga dapat keuntungan.

"Ini sudah berlangsung lama, namun sulit diberantas karena ada celah untuk melakukan pelanggaran tersebut," ungkap Hasan.
Lebih lanjut dikatakan, meski tahun ini banyak pemerintah pusat yang mendapat predikat WTP, tetapi masih ditemui adanya sejumlah instansi yang melakukan ketidakpatuhan terhadap ketentuanDicontohkannya, manajemen persediaan, klasifikasi anggaran, dan perjalanan dinas(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istana Bantah Tolak Bocah Korban Gas Elpiji


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler