Momen Pembuktian Tim Favorit

Jumat, 11 Juni 2010 – 06:50 WIB
BUKTIKAN - Pemain tengah Prancis, Yoann Gourcuff (tengah), bersama para pemain lain saat bersiap untuk latihan di Knysna, Selasa (8/6) lalu. Foto: AFP Photo/Franck Fife/FIFA.com.

CAPE TOWN - Timnas  Prancis tampil kurang meyakinkan selama babak kualifikasi dan pertandingan pemanasanBanyak yang meyakini hasil itu bakal berlanjut di putaran final Piala Dunia (PD)

BACA JUGA: Langsung Serang Sejak Awal

Bayang-bayang penampilan mengecewakan seperti saat berlaga di babak penyisihan grup PD 2002 dan Piala Eropa 2008, kini ada di depan mata.

Di PD 2002, Prancis yang datang dengan predikat juara bertahan Piala Dunia, malah tereliminasi di babak penyisihan grup
Sedangkan di Piala Eropa 2008, Prancis yang menjadi runner up Piala Dunia hanya bisa mendapat satu poin di babak penyisihan grup.

Nah, dini hari nanti, Les Bleus, sebutan timnas Prancis, akan memulai kiprahnya di PD 2010

BACA JUGA: Robben Absen di Laga Perdana

Lawan yang akan dihadapi adalah juara dunia dua kali (1930 dan 1950), Uruguay
Skuad Prancis menyadari perjalanan mereka bakal tidak mudah

BACA JUGA: Sambutan Fans Seperti di Rumah

Patrice Evra dkk bertekad akan membuktikan jika mereka layak tampil di putaran fiinal Piala Dunia.

"Hal bagusnya adalah, kami sudah melewati perjalanan yang tidak mudahItu yang kami lakukan selama babak kualifikasi," kata gelandang Jeremy Toulalan, seperti dilansir Associated Press"Kami tahu partai ini tidak akan mudahTapi kami sudah terbiasa dengan hal itu dan kami siap menghadapinya," lanjut pemain Olympique Lyon itu.

Pemain tengah Prancis lainnya, Florent Malouda, mengatakan bahwa jika ingin meraih kemenangan, timnya tidak boleh lagi tampil seperti saat tampil di babak kualifikasi dan saat ujicoba"Kami tidak boleh memulai pertandingan seperti saat ujicoba di level seperti iniItu hal utama yang harus kami perbaiki," cetus Malouda yang kecewa timnya hanya bisa menang sekali di tiga laga ujicoba menjelang berlaga di Piala DuniaYaitu menang tipis 2-1 atas Kosta Rika, seri 1-1 melawan Tunisia dan dipermalukan  Tingkok 0-1.

"Kami tidak boleh kebobolanItu adalah dasar bagi semua tim bagusAkan sangat berbahaya bagi kami jika sampai kebobolan di 15 menit pertama," sambungnya.

Menjamu Uruguay, pelatih Les Bleus Raymond Domenech hampir pasti akan turun dengan formasi 4-3-3, seperti saat melakoni partai uji cobaFormasi baru ini memungkinkan Prancis mendapat banyak peluang mencetak golTiga pemain yang disiapkan Domenech untuk mengisi posisi lini depan adalah Franck Ribery, Nicolas Anelka, serta Sidney Govou.

Tapi, Prancis harus berhati-hati dengan formasi ituSebab strategi 4-3-3 memberikan celah di lini belakangApalagi dini hari nanti, La Celeste - sebutan timnas Uruguay - akan menurunkan duet striker mautnya, Diego Forlan dan Luis SuarezDi musim kompetisi 2009/2010, kedua penyerang itu  tampil luar biasaTotal keduanya mencetak 77 golForlan mengemas  28 gol untuk Atletico Madrid dan Suarez menorehkan 49 untuk Ajax AmsterdamHebatnya, gol Suarez itu dibuat hanya dalam 48 pertandingan dan enam kali mencetak hat trick (tiga gol dalam satu pertandingan).

Usai mengumumkan skuad intinya, pelatih Uruguay Oscar Tabarez mengatakan bahwa dia ingin membuat keseimbangan dalam timnyaPelatih yang pernah mengarsiteki AC Milan dan Boca Juniors itu mengatakan Pracis adalah kekuatan yang harus diwaspadai"Kami harus tetap mewaspadai kekuatan lawanItu adalah poin penting yang harus dicamkan oleh semuanya," ujar Tabarez"Kami juga harus menekan lawan ketika kami menguasai bola," sambungnya.

Sementara itu, striker Diego Forlan mengatakan tidak akan terpengaruh, apalagi terkecoh oleh hasil kurang memuaskan yang diraih Prancis selama babak kualifikasi dan ujicoba"Saya menyaksikan pertandingan ujicoba Prancis untuk menganalisa bagaimana mereka bermainSaya tidak mau tahu hasil pertandingannyaSebab itu hanya sebuah pertandingan ujicoba dan hasilnya tidak masuk hitunganPiala Dunia adalah kompetisi yang lain dan mereka pasti akan tampil beda," ujar Forlan(ali)

Prakiraan Pemain
Prancis (4-3-3): 1-Hugo Lloris, 2-Bacary Sagna, 5-William Gallas, 3-Eric Abidal, 13-Patrice Evra, 8-Yoann Gourcuff, 14-Jeremy Toulalan, 15-Florent Malouda, 10-Sidney Govou, 21-Nicolas Anelka, 7-Franck Ribery.
Cadangan: 23-Cedrid Carasso, 6-Marc Planus, 22-Gael Clichy, 17-Squillace, 18-Alou Diarra, 12-Thierry Henry, 20-Mathieu Valbuena.
Pelatih: Raymond Domenech
Uruguay (4-4-2): 1-Fernando Muslera, 2-Diego Lugano, 3-Diego Godin, 6-Mauricio Victorino, 15-Diego Perez, 16-Alvaro Pereira, 17-Egidio Arevalo Rios, 18-Ignacio Gonzalez, 11-Maximiliano Pereira, 10-Diego Forlan, 9-Luis Suarez.
Cadangan: 12-Juan Castillo, 4-Fucile, 22-Martin Caceres, 19-Scotti, 14-Lodeiro, 7-Edinson Cavani, 13-Sebastian Abrue.
Pelatih: Oscar Tabarez

Wasit: Yuichi Nishimura
Asisten wasit: Joel Aguilar, Jeong Hae Sang, Toru Sagara

Head to Head di Piala Dunia
                        Prancis            Uruguay 
Menang          1                        1
Seri                 2                        2
Jumlah gol    3                        2

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mulai Bising dengan Vuvuzela


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler