jpnn.com - JAKARTA - Terdakwa pencucian uang, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memerintahkan KPK untuk mengembalikan jam tangan pemberian ayahnya yang disita.
"Jam tangan itu adalah pemberian almarhum ayah," ujar Nazaruddin membacakan pledoi, Rabu (25/5).
BACA JUGA: 14 Kabupaten Masuk Top 35 Inovasi Pelayanan Publik
Menurut Nazaruddin, jam tangan itu memiliki arti khusus dari mendiang ayahnya. Karena itu, dia ingin agar KPK mengembalikannya.
"Saya mohon agar bisa dikembalikan kepada saya," pinta mantan anggota DPR itu.
Selain itu, Nazar juga meminta agar sebagian hartanya dikembalikan. Dia menegaskan, hartanya yang ingin dirampas untuk negara itu tak semuanya berasal dari korupsi dan pencucian uang.
BACA JUGA: Nazar Minta KPK Jerat Anas Lagi, Ini Dalihnya...
Menurut Nazar, sebagian harta yang disita sudah diperolehnya sebelum menjadi anggota DPR. Ada yang harta yang berasal dari warisan orang tua, maupun beberapa usaha lainnya. (boy/jpnn)
BACA JUGA: Santoso Cs Masih Gentayangan, Operasi Tinombala Diperpanjang Lagi
BACA ARTIKEL LAINNYA... Lantik Gubernur Baru, Jokowi: Jangan Kerja di Belakang Meja
Redaktur : Tim Redaksi