Nekat ke Gaza, Kapal Pesiar Prancis Ditahan Israel

Rabu, 20 Juli 2011 – 10:42 WIB
TEL AVIV - Insiden melibatkan militer Israel kembali terjadi di jalur pelayaran internasional yang menuju Jalur GazaSelasa (19/7) Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mencegat dan menahan sebuah kapal pesiar berbendera Prancis di sebelah timur Laut Mediterania

BACA JUGA: India Umumkan Temuan Uranium Terbesar

Hal itu terjadi setelah kapal pesiar tersebut diduga mengangkut sejumlah aktivis pro-Palestina.
 
Setelah pencegatan itu, Angkatan Laut IDF melakukan pemeriksaan singkat di atas kapal
Selanjutnya, mereka menggiring kapal tersebut ke Pelabuhan Ashdod di pesisir utara Israel

BACA JUGA: Mahkamah PBB Perintahkan Tarik Tentara Thailand-Kamboja

"IDF sengaja mencegat Al Karama karena kapal itu berusaha menerobos blokir maritim di Gaza," ujar jubir militer Israel mengutip pernyataan resmi yang dirilis IDF.

Dalam keterangannya, IDF menyebutkan bahwa proses penggiringan kapal menuju Pelabuhan Ashdod berjalan lancar
Nyaris tidak ada perlawanan dari para kru dan penumpang kapal tersebut

BACA JUGA: Kompleks Kuil Preah Vihear Zona Steril

Sejauh ini tidak ada korban dalam insiden itu.

Menurut IDF, sebelum aksi pencegatan itu, Israel telah berkali-kali mengimbau Prancis lewat jalur diplomatik agar tidak mengizinkan Al Karama bertolak ke Gaza"Karena seluruh upaya diplomatik yang kami lakukan menemui jalan buntu, maka kami terpaksa melakukan pencegatan," lanjut jubir perempuan yang tidak disebutkan namanya tersebut

Sebelum naik ke atas kapal, komando laut IDF mengaku juga sudah menerapkan prosedur standarSelama empat jam, mereka mengepung kapal dan berusaha menggiring untuk menjauhi jalur yang diblokir

Saat ini, 16 orang awal dan penumpang kapal berukuran kecil tersebut telah diamankan IsraelKru kapal dan para penumpangnya dibawa ke Ashdod dengan kapal militerMereka diperlakukan manusiawiSelain diberi makanan dan minuman, mereka juga menjalani pemeriksaan medisKapal pesiarnya dibawa ke Ashdod oleh para serdadu IDF

Sementara itu, aktivis HAM yang memberangkatkan kapal tersebut tidak terimaMereka mengecam aksi sepihak Israel tersebutMereka juga meminta pemerintah Prancis bertanggung jawab atas peristiwa itu"Pemerintah Prancis harus memberikan perlindungan maksimal kepada para penumpang dan awak kapalKami juga mengimbau militer Israel untuk tidak melakukan kekerasan," tegas mereka

Jubir Hamas di Gaza Taher al-Nunu pun mereaksi keras tindakan Israel tersebutDia menyebut pencegatan kapal itu sebagai aksi pembajakan ZionisDia juga mengecam PBB yang tidak menjatuhkan sanksi apapun terhadap Israel terkait peristiwa serupa pada Mei tahun lalu"Saatnya masyarakat internasional bersikap atas kesewenangan Israel itu," tegasnya

Sedianya, kapal yang mengangkut 16 orang tersebut dijadwalkan tiba di Gaza Selasa (19/7) siangTetapi, sebelum sampai tujuan, IDF mencegat merekaSelama ini Israel memblokir jalur pelayaran internasional di wilayah PalestinaAwalnya, kapal tersebut diperintahkan berbalik menuju Pelabuhan El-Arish di MesirTetapi, karena seruan itu tak digubris, IDF lantas membawa kapal ke pelabuhan Israel. 

Sebenarnya, kapal yang mengangkut para aktivis itu bukan hanya kemarin mengalami hambatanSaat singgah di Yunani pada akhir pekan lalu, kapal tersebut dilarang melanjutkan perjalanan menuju GazaTapi, para aktivis di kapal Al-Karama tidak menghiraukan larangan ituKapal berbendera Prancis tersebut lantas bertolak dari Pulau Kastellorizo, Yunani, pada Sabtu petang lalu (16/7)(AFP/RTR/hep/dwi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jalani Kemoterapi, Chavez ke Kuba Lagi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler