Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 10.000 Per USD

Sabtu, 25 Oktober 2008 – 06:10 WIB
JAKARTA - Tren pelemahan nilai tukar rupiah terus berlanjutKemarin (24/10), rupiah menembus Rp 10.005 ribu per dolar AS (USD) atau melemah 65 poin dibanding penutupan sehari sebelumnya

BACA JUGA: Pengusaha Tambang Tunda Penjualan



Ekonom Bank BNI Ryan Kiryanto menyatakan, pelemahan rupiah akhir-akhir ini terkait erat dengan keluarnya USD untuk memenuhi likuiditas di luar negeri
Jadi, perusahaan asing di negara berkembang, termasuk Indonesia, mulai berburu dolar AS dengan mengonversi simpanan dalam bentuk rupiah untuk membantu likuiditas di negara asalnya.

Selain itu, konversi rupiah ke USD semakin besar untuk keperluan pribadi maupun korporasi

BACA JUGA: Dephub Ancam Cabut SIUP 14 Maskapai

Lantas, sulitnya pendanaan USD dari pasar luar negeri karena lembaga keuangan di sana sedang konsentrasi untuk menyelesaikan masalah likuiditas


''Yang keempat, mulai muncul gejala kepanikan pemodal untuk memburu USD dan menahan dengan berbagai tujuan, termasuk profit taking,'' tuturnya kepada Jawa Pos kemarin (24/10)

BACA JUGA: Sepatu Impor Ilegal Ditaksir USD 150 Juta



Menurut Ryan, likuiditas USD akan melonggar bila komitmen bantuan luar negeri bisa diserap oleh pemerintah melalui proyek skala besar''Komitmen pinjaman luar negeri itu bilateral dan multilateral,'' jelasnya

Dia minta Bank Indonesia (BI) mencermati situasi untuk menenangkan pasar melalui kebijakan dan langkah moneter yang tepatIni dimaksudkan agar rupiah tidak bertahan di level Rp 10 ribu per USD''Koordinasi BI dan pemerintah akan menciptakan sentimen positif guna menjaga rupiah tidak semakin terkoreksi,'' paparnya

Pengamat pasar uang Farial Anwar meminta BI segera memperkuat intervensi pasarnya''Kebutuhan atas USD masih tinggi untuk memenuhi kebutuhan likuiditas di negara asal mereka,'' katanya(eri/dwi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah Bangun Tiga Kilang Minyak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler