Oalah, Disnaker Akui Tak Punya Data Soal Ketersediaan Lowongan Kerja

Rabu, 23 Agustus 2017 – 03:30 WIB
Ratusan pencari kerja berebut posisi operator. Foto: batampos/jpg

jpnn.com, BATAM - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengaku, kesulitan mendata kebutuhan tenaga kerja di Batam, Kepri.

Penyebabnya, kata dia, masih rendahnya kesadaran perusahaan untuk melapor ke Disnaker terkait ketersediaan lowongan kerja.

BACA JUGA: Gantian, Kini Giliran Sopir Angkutan Online yang Demo

"Ya kami tidak punya data soal itu (lowongan yang buka)," ujarnya kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), kemarin.

Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini banyak perusahaan yang kembali membuka kesempatan kerja bagi pecari kerja. Hanya saja pihaknya tidak menerima satupun laporan dari perusahaan-perusahaan tersebut.

BACA JUGA: Para Dokter Mogok Kerja, Direktur RSUD Mengundurkan Diri

"Sangat disayangkan, padahal mereka wajib melaporkan hal ini," sesalnya.

Rudi menyebutkan, selama periode Juli-Agustus satu kawasan Mukakuning saja mungkin menerima lebih dari seribu pekerja baru. Satu perusahaan membuka lowongan beragam dari 50-200 orang untuk sekali penerimaan.

BACA JUGA: Dua Pembalap Muda Kepri Berjaya di Sepang

"Satu hari ada dua hingga tiga perusahaan yang buka (lowongan)," sebutnya.

Dia mengakui, tidak adanya sanksi yang mengikat perusahaan penyebab pihaknya tidak memiliki data konkret soal ini. Beberapa waktu lalu, hal ini juga sudah disampaikan dalam rapat bersama, namun hingga saat ini tak ada perubahan.

"Ya, kami hanya bisa mengimbau dan mengingatkan pentingnya laporan ketersediaan lapangan kerja tersebut," ungkap mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam tersebut.

Apalagi, sambungnya, laporan ini juga membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan dengan jumlah pencaker yang ada. Sepanjang tahun 2017 ini, sebanyak 10 ribu lebih kartu AK1 sudah dikeluarkan Disnaker Kota Batam.

"Presentasinya dari kebutuhan 100 orang, jumlah pencari kerja pria yang diterima hanya lima orang, lebihnya wanita," sambung Rudi.

Rata-rata pencari kerja merupakan mereka yang baru menyelesaikan pendidikan. "Baru tamat kebanyakan, sesuai dengan lowongan yang ada yang didominasi operator," tambah Rudi. (cr19/cr17)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Angin Segar Bagi Ribuan Pencari Kerja


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler