jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon angkat bicara terkait penangkapan M Arsyad oleh personel Polresta Depok karena diduga sebagai pelaku penculikan dan predator anak terhadap anak usia 10 tahun.
"Kalau dia ditangkap karena suatu kejahatan, itu urusan dia, tangkap saja dan proses hukum," kata Fadli melalui sambungan telepon, Selasa (12/7).
BACA JUGA: Kemenkumham Ready to Go, Kejaksaan Bagaimana?
Politikus Gerindra itu mengakui pernah membela Arsyad dalam kasus penghinaan terhadap Joko Widodo saat Pilpres lalu. Namun, hal tersebut dilakukannya karena ada diskriminasi oleh kepolisian.
"Saya tidak ingin ada satu diskriminasi hukum, kenapa yang bully Jokowi diproses yang bully Pak Prabowo tidak diproses. Itu namanya diskriminiasi hukum. Saya bela karena dia tulang punggung keluarga," jelas Fadli.
BACA JUGA: Tidak Siap Digugat, KPK Dicap Tak Menghargai Hukum
Apa yang dilakukan M Arsyad sekarang, sehingga harus berurusan dengan polisi, tegas Fadli, tidak ada kaitan dengan pembelaan yang pernah dilakukannya pada pemuda itu saat Pilpres lalu.(fat/jpnn)
BACA JUGA: Tak Siap Digugat Tersangka, KPK Minta Sidang Ditunda
BACA ARTIKEL LAINNYA... Perhatian! Seluruh Pegawai Kemenkumham Wajib Baca Pesan Yasonna Ini
Redaktur : Tim Redaksi