Oso Pastikan Hanura Tak Akan Bela Miryam

Kamis, 04 Mei 2017 – 22:17 WIB
Oesman Sapta Odang. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang menyatakan bahwa partainya tidak akan membela kader yang terbukti melanggar hukum. Oso -panggilan akrabnya- menegaskan, Hanura justru mendorong proses hukum seadil-adilnya terhadap kadernya yang bermasalah.

"Kalau bersalah silakan dihukum. Saya tidak akan bela," ujarnya di sela-sela Rapat Pleno Partai Hanura di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (4/5).

BACA JUGA: Soal Hak Angket KPK, Margarito: Kalau Jujur Harusnya Tak Takut

Oso mengatakan hal itu guna menanggapi langkah KPK yang menahan anggota DPR dari Hanura, Miryam S Haryani. Ketua umum Srikandi Hanura itu menjadi tersangka kesaksian palsu dalam perkara korupsi e-KTP.

Oso menegaskan, Hanura berkomitmen untuk tidak mengintervensi penegakan hukum. Kendati demikian, ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu juga menegaskan, apabila ada kedernya yang tidak terbukti bersalah, maka Partai Hanura akan memberikan pembelaan.

BACA JUGA: PNRI Raih Keuntungan Rp 107 Miliar dari Proyek e-KTP

Menurut Oso, orang yang tidak bersalah tak boleh disalahkan dan dihukum. "Kalau tidak bersalah tentu angota saya harus dibela," tegasnya.

Selain itu, Osi juga sudah mencopot Miryam dari kepengurusan partai ataupun di DPR. Dia akan mengusulkan pergantian antar-waktu (PAW) untuk mengisi posisi Miryam sebagai anggota Fraksi Partai Hanura DPR.

BACA JUGA: Andi Narogong Perkenalkan Dirut PNRI ke Dirjen Dukcapil Kemendagri

"Besok, Jumat (5/5) saya mengganti posisi Miryam," ungkapnya.

Namun demikian OSO tidak ingin mengatakan siapa orang yang mengantikan Miryam. Alasannya itu adalah internal partai yang tidak bisa untuk dibocorkan. "Ini rahasia masa saya mau bongkar," pungkasnya.(cr2/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Oso Minta Rusia Tingkatkan Investasi di Indonesia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler