Pak Jokowi Pliss.. Hentikan Kegaduhan Freeport

Jumat, 27 November 2015 – 16:02 WIB
Joko Widodo. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengingatkan pemerintah menghentikan kegaduhan para pejabat tinggi negara terkait kasus PT. Freeport Indonesia. Menurut Karyono, kasus dan polemik itu lebih baik diserahkan pada pihak yang berwajib.

“Jika kisruh ini berlanjut tentu bisa berdampak terhadap stabilitas ekonomi dan politik,” kata Karyono di Jakarta, Jumat (27/11).

BACA JUGA: Top! Norwegia Perkuat Komitmen untuk Program Ekonomi Hijau Indonesia

Dia menambahkan, perekonomian bisa terganggu karena menyangkut perusahaan besar bertaraf internasional. Apalagi, polemik tersebut juga menyeret nama orang-orang besar.

“Tapi bukan berarti mengakhirinya dengan menghentikan proses yang sedang berjalan,” imbuh Karyono.

BACA JUGA: Pelaku UKM Malut Sia-sia Menunggu Wisatawan Mancanegara, Kok Bisa?

Karyono mengatakan, para pengambil kebijakan sebaiknya fokus pada permasalahan yang bersifat substansi. Yaitu menyelamatkan aset bangsa dari eksploitasi pihak asing.

Menurut dia, seharusnya seluruh kekuatan nasional bersatu untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan negara ketimbang saling bertikai.

BACA JUGA: RAPBD NTB 2016 Anjlok, Ini Penyebabnya

“Kepentingan rakyat mesti didahulukan. Bukan malah terjebak ke dalam perangkap konflik. Persaingan antar artel tidak boleh mengorbankan kepentingan bangsa,” ujar Karyono. (flo/jpnn)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Walah! Inalum Harus Bayar Pajak Air ke Pemprov Sumut Rp 500 M per Tahun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler