Pak SBY, Ini Ada Saran dari Bang Ruhut

Rabu, 02 November 2016 – 22:11 WIB
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Politikus Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul meminta ketua umum partainya, Susilo Bambang Yudhoyono tetap berkepala dingin di tengah situasi politik yang memanas.

Ruhut yang kini menjadi pendukung garis keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan SBY yang pernah memerintah Indonesia selama 10 tahun itu tetap bersikap sebagai negarawan.

BACA JUGA: Awas, Polisi Pantau Pengedar Foto Tangkap Ahok dari Suriah

"Pak SBY, hati boleh panas tapi kepala harus dingin. Bapak adalah negarawan," ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu (2/11).

Pernyataan Ruhut itu untuk mengomentari pernyataan SBY dalam jumpa pers di Cikeas, Rabu (2/11) siang. Dalam jumpa pers itu, SBY menyampaikan responnya terhadap berbagai kondisi politik terkini dengan nada keras.

BACA JUGA: Menko Puan: Diplomasi Kebudayaan Kian Mempererat Persahabatan RI dan China

Ruhut menegaskan, pemerintahan Jokowi tak mungkin melakukan upaya untuk menjatuhkan SBY, termasuk mengganjal putranya, Agus Harimurti Yudhoyono dalam kontestasi pilkada DKI.  

"Aku yakin Pemerintah Jokowi yang aku dukung tidak melakukan itu," ujar anggota Komisi III DPR itu.

BACA JUGA: Top, Sikap Panglima TNI soal Demo 4 November Patut Dipuji

Lebih lanjut Ruhut mengatakan, SBY telah menjadi korban bisikan orang-orang di sekitarnya. Dalam analisis Ruhut, ada pembisik SBY yang hanya bermodal informasi dari media sosial, kemudian memberi informasi ke Presiden RI Keenam itu.

"Sekarang era media sosial, jadi jangan sensitif menanggapinya. Memang medsos kebangetan mengadu domba. Jadi apa yang dikatakan Pak SBY itu semua dari pemberitaan medsos," tuturnya.

Karenanya Ruhut menuding pembisik SBY menjadi biang keladi kemarahan mantan menteri koordinator politik, hukum dan keamanan itu. Sebab, dalam catatan Ruhut bukan kali ini saja SBY jadi korban para pembisiknya.

Salah satu yang dicontohkan Ruhut adalah keputusan SBY mengusung Agus sebagai calon pada pilkada DKI. Padahal, kata Ruhut menegaskan, Agus yang sudah berpangkat mayor di TNI punya masa depan cerah sebagai tentara.

"Aku nggak sejalan AHY jadi gubernur, makanya aku mundur. Aku maunya AHY sampai jenderal," ujarnya.(jpg/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ternyata Ini Alasan KPK Periksa Kajati Sumbar dan Kajari Padang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler