Parade Nusantara Deal dengan Pemerintah

Sepakati Dana Desa 10 Persen APBN

Kamis, 11 November 2010 – 12:42 WIB

JAKARTA - Massa dari Persatuan Perangkat Desa Nusantara (Parade Nusantara) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementrian Dalam Negeri (Kemdagri), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (11/11)Aksi ini dalam rangka penggalangan dana untuk korban bencana alam di tanah air

BACA JUGA: Kepala Daerah Harus jadi Manajer Profesional



Hanya saja, aksi juga meneriakkan tuntutan alokasi dana desa 10 persen dari APBN.  Delegasi Parade Nusantara yang dipimpin ketuanya, Sudir Santosa, diterima sejumlah pejabat dari Direktorat Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat dan Desa Kemendagri
Usai pertemuan, Sudir mengaku puas dengan hasil pertemuan itu

BACA JUGA: Sekjen DPR Diperiksa KPK Lagi



Dia menyatakan, pihaknya sudah tercapai kesepakatan dengan pihak pemerintah, terkait tuntutan percepatan pembahasan RUU tentang Desa
Dikatakan pula, pihak pemerintah menyetujui 10 persen APBN untuk desa, yang nilainya berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp1,3 miliar. 

Terkait dengan penggalangan dana bencana, Sudir menjelaskan, ini juga terkait dengan tuntutan dana desa

BACA JUGA: Soal Formasi Kebutuhan Pegawai, Mangindaan Mengaku Kewalahan

Jika 10 persen dari Rp1 miliar itu disisihkn untuk dana siaga bencana, maka setiap desa punya Rp100 juta untuk dana siaga bencana"Jika terjadi bencana, tak perlu tunggu dana dari pusat," terangnya.

Dengan kesepakatan ini, Sudir yakin masalah dana desa itu akan terakomodir dalam UU DesaPasalnya, kata Sudir, pihak DPR sebelumnya sudah menyetujuinya"DPR sudah setuju anggaran Rp1 miliar dan sudah ditandatangani pimpinan DPRYang jadi masalah justru pemerintahSaat pertemun tadi, sudah dealNamanya Dana Pengembangan Kawasan," ungkap Sudir usai pertemuan dengan pejabat Kemendagri.

Dia optimis, jika dana desa itu terealisasi, maka tingkat perekonomian di desa bakal meningkat"Misalnya, ada lima desa, akan mengembangkan ternak sapi, maka di sana akan ada industri pakan ternak," terangnya.

Selama ini, lanjutnya, desa memang mendapat dana"Tapi dana sisa, itu pun sudah dipotong kanan kiri, atas bawahItu dana lewat kabupaten/kota," ujarnya.

Dijelaskan, selama ini jatah DAU yang diterima kabupaten/kota dari pusat, 80 persennya sudah habis untuk belanja pegawai"Sisanya cuman 20 persen, lantas desa dapat apa?," cetusnya.

Kecilnya jatah desa, lanjutnya, tidaklah realistis lantaran 78 persen penduduk ada  di desa.  "Maka kita tuntut minimal 10 persen untuk desaKalau ada bupati yang tak mendukung itu, ya harus diperiksa ke rumah sakit jiwa," ujar pria yang nada bicaranya blak-blakan ini

Aksi yang digelar di depan gedung Kemendagri berlangsung cukup meriahPasalnya, aksi juga diselingi penampilan reok PonorogoPuluhan polisi menjaga aksi yang berlangsung damai tersebut(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... SBY Gagal Manfatkan Kunjungan Obama


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler