Pembenahan Kualitas Susu Harus Jadi Fokus Kemitraan IPS

Rabu, 11 April 2018 – 20:26 WIB
Peternak sapi. Foto: JPG

jpnn.com, JAKARTA - Program kemitraan yang akan dijalankan oleh industri pengolahan susu (IPS) dan importir dengan peternak sapi perah lokal harus bisa meningkatkan kualitas susu segar dalam negeri (SSDN).

“Pembenahan kualitas susu harus jadi yang utama. Kemitraan ini harus menyeluruh dan memastikan susu yang diproduksi peternak lokal memenuhi standar untuk bisa diserap industri,” kata pengamat peternakan dari Universitas Padjadjaran Didin S. Tasripin, Rabu (11/4).

BACA JUGA: Kemenperin - Kementan Siapkan Aturan Kemitraan Peternak Sapi

Menurut Didin, bentuk kemitraan terbaik yang saat ini perlu dilakukan industri pengolahan susu adalah upaya membantu peternak lokal menghasilkan produk yang memiliki standar sehingga bisa terserap semua.

Hal ini untuk memastikan industri pengolahan susu tetap berkomitmen menyerap SSDN tanpa harus khawatir kualitasnya tidak memenuhi standar produk olahan susu yang dihasilkan.

BACA JUGA: Kementan: Tidak Sulit Bermitra dengan Peternak Sapi Lokal

Didin menambahkan, saat ini SSDN memang bersaing dalam hal kualitas dengan produk bahan baku susu yang biasanya diimpor.

Dengan tingkat produksi yang rendah dan kualitas yang belum memenuhi standar, tentu akan sulit bagi peternak sapi perah lokal bersaing.

BACA JUGA: Nilai Kemitraan IPS Mampu Topang Target Susu Nasional 2020

“Ini kenapa transfer teknologi dan peningkatan kualitas jadi hal yang harus diutamakan. Kemitraan industri pengolahan susu harus bisa meningkatkan daya saing dan kualitas peternak sapi perah lokal,” kata Didin.

Berdasarkan petunjuk teknis dari Peraturan Kementerian Pertanian (Permentan) Nomor 26 Tahun 2017 tentang Peredaran Susu, industri pengolahan susu diberikan beberapa opsi kemitraan yang bisa dilakukan.

Selain kewajiban memanfaatkan SSDN, kemitraan juga dapat berupa upaya peningkatan produksi dan kualitas susu.

Kemitraan juga bisa berupa peningkatan sarana dan prasarana peternakan sapi perah seperti kandang, pakan, dan teknologi, serta bantuan pembiayaan bagi peternak sapi perah lokal.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan kebebasan pada industri pengolahan susu untuk menentukan jenis kemitraan serta mitra yang akan menjadi target.

“Jenis kemitraan bentuknya kami serahkan kepada IPS. Begitu pula dengan mitranya. Yang terpenting ada niat untuk menyejahterakan peternak lokal,” kata Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan Fini Murfiani akhir pekan lalu. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Semua IPS dan Importir Sudah Serahkan Proposal Kemitraan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler