Pembukaan Muktamar oleh SBY dari Madinah

Sabtu, 03 Juli 2010 – 12:19 WIB

KENDATI dipisahkan ribuan kilometer, muktamar seabad Muhammadiyah hari ini tetap akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang menjalani umrah di Tanah SuciPanitia sudah menyiapkan peralatan dan perlengkapan untuk menyambung dan menyiarkan langsung Jogja-Madinah.

Ketua III Panitia Muktamar Haryadi Suyuti menuturkan, telekonferensi itu tak hanya membutuhkan perangkat telekomunkasi, tapi juga pasokan setrum yang superbesar

BACA JUGA: Uang Pensiun ke-13 Cair 5 Juli

Total dengan sound system berdaya 100 ribu watt, tata lampu, dan perangkat telekonferensi, panitia menyiapkan energi listrik 1,2 juta watt
Daya sebesar itu didapat dari 13 genset.

Untuk perangkat telekonferensi, kata Haryadi, ada pembagian tugas antara PT Telkom dan TVRI Jogjakarta

BACA JUGA: Anggaran Minim, 50 Taman Nasional Ditawarkan ke Swasta

Untuk live conference di Indonesia, TVRI kebagian tugas menyiarkan langsung gambar yang diterima dari satelit
"Telkom bertugas menyiapkan peralatan satelit pendukung telekonferensi," kata Haryadi yang juga wakil wali kota Jogjakarta.

Menurut dia, pihaknya menyewa dua satelit

BACA JUGA: Boediono Ingatkan Pesan Gus Dur

Yakni, Asiasat 5 dan Eutelsat W2ADua satelit itu ditopang dua hopling Satellite News Gathering (SNG) yang ditempatkan di Jogjakarta oleh TVRI dan satu SNG di Madinah oleh Saudi TV"Ini benar-benar kerja sama lintasnegara," kata Haryadi.

Ringkasnya, kata Haryadi, SNG di Madinah menangkap gambar pidato SBY, kemudian mengirimkan ke udara via Eutelsat W2ASatelit itu lantas memantulkan lewat sebuah perantara gelombang di kawasan Turki atau Dubai agar mampu ditangkap oleh Asiasat 5Nah, Asiasat 5 mengirimkan ke SNG di Jogja yang menayangkan di Stadion Mandala Krida"Prinsipnya seperti siaran langsungKalau siaran langsung, cuma sepihak sajaKalau  telekonferensi, dua pihak," katanya.

Jumat (2/7) kemarin, kata Haryadi, semua perangkat sudah ditesBaik secara audio maupun videoHasilnya, lancar dan nyaris sempurnaMemang ada delay antara visual dan suaraSelisihnya 600 milidetik alias 1,2 detikHari ini sekitar pukul 09.58 perangkat telekonferensi itu akan kembali dicek sebelum benar-benar digunakan saat pembukaan muktamar pukul 10.00Saat pembukaan itu, waktu di Madinah pagi pukul 06.00 lantaran selisih waktu 4 jam.

Di dalam stadion, kata Haryadi, telekonferensi akan disiarkan empat LED (light emitting diode), layar yang biasa digunakan sebagai iklan elektronik di jalan-jalanEmpat LED berukuran 4,2 x 6,9 meter ditempatkan menyebar di dalam stadionSedangkan di luar stadion, ukurannya lebih besar, yakni 6 x 8 meter.

Haryadi menjamin, LED yang digunakan muktamar lebih tajam dan detail daripada yang biasa digunakan sebagai iklan di jalananSebab, kerapatan titik-titik lampunya lebih seret"Gambarnya bakal lebih tajamSemoga semua lancar," katanya. (aga/c4)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sampul Babi Tetap Diproses Hukum


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler