Penculikan 230 Siswi Belum Terungkap

Jumat, 02 Mei 2014 – 05:58 WIB

jpnn.com - LAGOS - Masyarakat Nigeria mengungkapkan kekesalan mereka kepada pemerintah. Itu dipicu lemahnya usaha pemerintah untuk menemukan 230 siswi salah satu SMA yang diculik militan Boko Haram dua pekan lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Boko Haram menculik 230 siswi pada tengah malam di salah satu SMA di Chibok, Negara Bagian Borno, utara Nigeria. Menggunakan senjata api, para militan memaksa siswi-siswi yang sedang tidur untuk mengikuti mereka.

BACA JUGA: Brunei Resmi Terapkan Hukum Islam

Berdasar keterangan resmi pemerintah, 200 siswi hilang. Namun, orang tua dan sekolah memiliki angka yang berbeda.
    
Sayang, usaha pemerintah untuk menyelamatkan para siswi yang diculik itu, bagi masyarakat, tidak bergaung. Ratusan orang kemarin menghelat aksi demonstrasi dan meminta kesungguhan pemerintah.

"Kembalikan anak-anak perempuan kami. Selamatkan mereka," teriak demonstran yang menghelat aksi di Lagos.
    
Salah seorang warga memaparkan, tidak lama setelah drama penculikan, warga Chibok mengejar mereka sampai masuk hutan untuk mencari jejak penculik. Sayang, sembilan jam pencarian tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA: Serangan Bom di Tiongkok, 3 Tewas, 79 Terluka

"Kami tidak menemukan penculik atau tentara yang seharusnya melakukan pencarian," ujar Enoch Mark yang anak perempuan dan dua keponakannya menjadi korban penculikan tersebut.
    
Komisioner pendidikan Negara Bagian Borno Musa Inuwa Kubo mengatakan, pemerintah dan militer melakukan yang terbaik untuk memastikan keselamatan korban. "Kasus ini harus diselesaikan dengan baik. Tidak boleh terburu-buru. Penculik adalah militan kejam bersenjata lengkap," katanya. (CNN/c6/tia)

BACA JUGA: Kiev tak Berdaya Atasi Krisis di Ukraina Bagian Timur

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tornado Terjang Enam Wilayah AS, 30 Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler