Pengemis Ngamuk, Bogem Cewek Cantik

Kamis, 25 Agustus 2011 – 08:44 WIB

TAKENGON -- Gara-gara tak diberi uang sedekah, Yosep (34) naik pitamPria berprofesi sebagai pengemis wilayah kerja Aceh Tengah tersebut nekat dan memukul Ayu (17)

BACA JUGA: Stock Narkoba Lebaran Diamankan

Akibatnya, gadis ABG ini pun mengalami bengkak di wajah


Pasca kejadian kemarin, korban yang menetap di Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah lalu melapor ke polisi hingga tersangka diciduk polisi, Rabu (24/8) siang.

Awal cerita ketika Ayu didatangi Yosep ke tempat usaha isi ulang air minum milik orang tuanya di Simpang Kelaping

BACA JUGA: Korban Pembunuhan Dicor, Tersangka Didor

Karena korban telah di atas Sepmor untuk  mengantarkan air minum, ia lantas meminta maaf kepada Yosep
Tanpa diduga dirinya kembali berpapasan dengan pelaku, yang kemudian meminta uang

BACA JUGA: Empat WN Malaysia Bawa 1 Ons Sabu ke Batam



Merasa tak ada uang kecil, permohonan tersebut lagi-lagi ditolak sampai Yosep pun mengamukSelanjutnya bogem mentah pun dua kali dilayangkan, sampai mengenai pipi dan mata korbanAyu sontak menjerit menahan sakit dan meminta pertolonganSadar aksi brutalnya, si pengemis lalu lari terbirit-birit.

Warga sekitar yang mendengar jeritan Ayu lalu berdatangan, dan mengejar tersangkaBegitu tertangkap, mereka segera menghajar Yosep sampai babak belurBeruntung salah seorag warga lalu mengamankan serta mengantar pelaku ke Polsek.

Kepada Metro Aceh, Yosep mengaku berasal dari Desa Meunasah Tenong, JeunipKota BireuenKeberadaanya di Takengon memang mencari uang sebagai pengemis“Saya cari uang untuk makan dan karena mau ada acara di kampung,” kata Yosep.

Pengemis yang mengalami kebutaan pada mata sebelah kiri ini, sama sekali tidak mengantongi tanda pengenal apapunDari saku celananya hanya terdapat uang segepok dengan pecahan Rp50 ribu, 10 ribu, 5 ribu dan ribuan serta uang logam yang berjumlah Rp520 ribu serta sebungkus rokok jenis Panama putih yang tinggal beberapa batang dan sebuah mancis.

Kapolsek Pegasing, IPDA Suprihadi melalui Kanit Reskrim Bripka Julmahdi, mengatakan karena pelaku telah melakukan kekerasan, untuk peyidikan dan pengembangan, Yosep terpaksa harus ditahan.

“Pelaku untuk sementara kita tahan, karena telah melakukan penganiayaan dan tidak memiliki tanda pengenal apapun, serta untuk menghindari amukan massa,” kata JulmahdiNamun, saat diintograsi petugas, pelaku memberi keterangan berbelit-belit dan diduga kurang warasPantauan Metro Aceh, puluhan warga sekitar sempat mendatangi Polsek setempat, karena geram dengan ulah tersangka(yus)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh..Alat Joki Masuk STAN Masih di Dalam Telinga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler