Penjualan Tembus Rp 13 Triliun, Matahari Rambah Online

Kamis, 10 November 2016 – 10:19 WIB
Ilustrasi. foto: Ist

jpnn.com - JAKARTA - PT Matahari Departemen Store Tbk (MDS) sukses membukukan penjualan lebih dari Rp 13 triliun pada September lalu.

Artinya, terdapat persentase kenaikan 9,2 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Perbankan Masih Sulit Tingkatkan Kualitas Kredit

Director of Merchandising and Marketing Matahari Department Store Christian Kurnia mengatakan, bisnis tumbuh tidak hanya karena bertambahnya gerai baru pada tahun ini.

Tetapi, penjualan di toko-toko yang telah beroperasi juga tumbuh enam persen bila dibandingkan dengan tahun lalu.

BACA JUGA: Akhir Bulan, Harga Gas Industri Turun

”Same store sales growth-nya pun meningkat menjadi Rp 12 triliun,” ujar Christian saat konferensi pers launching MatahariStore.com di Jakarta Selasa (9/11).

Saat ini, MDS memiliki 148 gerai yang tersebar di 68 kota di Indonesia. Lima di antara 148 gerai tersebut baru dibuka tahun ini.

BACA JUGA: Perbankan Makin Agresif Garap Kredit Segmen Menengah

Rencananya masih ada tiga gerai lagi yang dibuka. Pada 2017 MDS berencana untuk membuka delapan gerai baru.

”Setiap tahun kami rutin membuka gerai baru,” ujar Christian.

Berdasar studi, tutur Cristian, setidaknya dibutuhkan lebih dari 400 gerai fisik MDS untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.

 Namun, keterbatasan infrastruktur mal maupun sumber daya menjadikan angka itu tidak mudah untuk dicapai.

Melihat peluang tersebut, MDS meluncurkan MatahariStore.com.

Peluncuran tersebut sejalan dengan perkembangan industri daring maupun ritel di Indonesia.

Berdasar riset Google dan Temasek, e-commerce akan menyumbang hampir 60 persen dari keseluruhan pasar online Indonesia, melampaui travel dan ride-hailing.

Peluang itu didukung data Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bahwa transaksi e-commerce di Indonesia dapat mencapai USD 130 miliar pada 2020.

”Kami percaya bahwa kami dapat menjadi pemain ritel omni-channel yang sesungguhnya,” ungkap Christian. (swn/c10/noe/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembangunan Infrastruktur Butuh Rp 5.500 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler