Penyakit Mulut & Kuku Serang Hewan Ternak, Polri Langsung Bergerak

Rabu, 11 Mei 2022 – 22:51 WIB
Dokumentasi - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) guna membantu mendampi dan mengawasi penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak sapi.

Jenderal Listyo meminta dinas peternakan di daerah sebagai leading sector adanya penyakit itu, berkoordinasi dengan kepolisian setempat dalam rangka pengawasan agar tidak terjadinya penyebaran ke wilayah lain.

BACA JUGA: Mohon Maaf, Hewan-hewan ini Dilarang Masuk Madura

"Polri akan bekerja sama dengan dinas peternakan daerah untuk membantu mengawasi penanganan penyakit tersebut agar tidak terjadi pergeseran ke luar dari wilayah temuan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5).

Eks Kabareskrim Polri itu mengatakan sinergitas antara dinas peternakan dan jajaran Polri di tiap wilayah dengan melacak dan mengecek guna mencegah penyebaran penyakit tersebut ke hewan ternak lainnya.

BACA JUGA: DPKH Sebut Hewan Ternak yang Terjangkiti PMK Bertambah jadi Sebegini, Waspada!

"(Sehingga) penyakit tersebut bisa dilokalisir dan tidak meluas dengan bantuan penjagaan dan pengawasan," kata Listyo.

Eks Kapolda Banten itu mengatakan pihaknya siap mendukung langkah Kementan melakukan upaya lockdown sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit tersebut.

BACA JUGA: Heboh Ternak Kena Penyakit Mulut dan Kuku, Kementan Beri Penjelasan Begini

Polisi, lanjut Listyo, ikut membantu mengecek terhadap proses perdagangan hewan ternak dengan merujuk hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan.

"Melakukan pengawasan dengan cara penyekatan perdagangan hewan ternak keluar atau masuk pada wilayah tersebut yang mengacu pada dokumen hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan," ujar Sigit.

Alumnus Akpol 1991 itu mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satgas Pangan Polri untuk turun ke lapangan guna memastikan ketersediaan stok pangan hewan ternak serta melakukan pengendalian harga di pasaran.

Listyo mengungkapkan Polri bersama dengan dinas peternakan sudah mendata guna menentukan luas penyebaran serta jumlah ternak yang berpotensi tertular penyakit PMK.

Di sisi lain, kata Sigit, dinas peternakan telah menyiapkan vaksinasi serta obat-obatan untuk diberikan kepada hewan ternak sapi setelah adanya temuan tersebut.

Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik terkait adanya laporan temuan penyakit itu.

Menurut Listyo, semua pihak terkait telah bekerja secara maksimal untuk menangani hal tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap tenang terkait adanya laporan temuan ini," tutup Sigit.

Temuan wabah penyakit mulut dan kuku terhadap hewan ternak sapi ini dilaporkan pertama kali terjadi di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Lamongan.

Pihak Kementerian Pertanian (Kementan) pun telah menyiapkan langkah antisipatif untuk melakukan pencegahan penularan setelah adanya laporan temuan penyakit terhadap hewan ternak tersebut. (cr3/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentan SYL Ungkap soal Kondisi PMK Hewan Ternak, Alhamdulillah


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler