Perhiasan dan Permata Sumbang Ekspor Terbesar

Selasa, 17 Januari 2017 – 13:26 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Ekspor nonmigas Jatim sepanjang 2016 tumbuh jika dibandingkan dengan periode 2015.

Ada beberapa komoditas yang mencatatkan pertumbuhan seperti perhiasan, permata, tembaga, dan berbagai produk kimia.

BACA JUGA: Bidik Ekspor ke Timur Tengah Lewat Rumah Kreatif

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, ekspor pada Januari–Desember 2016 mencapai USD 18,952 miliar.

Kalau dibandingkan dengan periode 2015, ekspor tumbuh 10,70 persen dari nilai USD 17,120 miliar.

BACA JUGA: Genjot Ekspor, Industri Perlu Insentif dari Pemerintah

Kepala BPS Jatim Teguh Pramono menyatakan, penyumbang ekspor terbesar masih komoditas perhiasan dan permata dengan total USD 4,161 miliar.

Jika dibandingkan dengan 2015, perhiasan dan permata tumbuh 26,50 persen dengan capaian pada 2015 sebesar USD 3,29 miliar.

BACA JUGA: Ekspor Berada di Titik Terendah

’’Seperti ke Jepang, ekspor banyak didominasi perhiasan dan permata,’’ ujar Teguh, Senin (16/1).

Komoditas ekspor terbesar lain adalah lemak dan minyak hewan/nabati, kayu dan barang dari kayu, serta ikan dan udang.

Ekspor nonmigas ditopang industri pengolahan dengan persentase 86,75 persen, pertanian (7,75 persen), dan pertambangan (0,18 persen).

Namun, untuk sektor pertambangan, ada tren penurunan 6,14 persen jika dibandingkan dengan 2015.

’’Untuk pertanian, ekspor Jatim berada di atas rata-rata nasional,’’ ucapnya. Ekspor pertanian tumbuh 1,22 persen dari USD 1,45 miliar menjadi USD 1,46 miliar.

Berdasar negara tujuan, ekspor ke Swiss menunjukkan peningkatan luar biasa.

Yakni, dari USD 935 juta menjadi USD 1,96 miliar atau tumbuh 110,47 persen. Sementara itu, nilai ekspor ke negara lain tumbuh meski tipis.

Nilai ekspor ke Jepang tumbuh 3,06 persen, AS (6,3 persen), dan Tiongkok (4,9 persen).

Sedangkan nilai ekspor ke Korea Selatan, Australia, dan India malah turun.

 ’’Di ASEAN, nilai ekspor juga terus tumbuh,’’ ujar Teguh.

Ekspor ke seluruh negara ASEAN tumbuh 23,02 persen jika dibandingkan dengan 2015.

Sementara itu, nilai ekspor ke Uni Eropa turun. Namun, nilai ekspor ke Belanda, Jerman, dan Italia masih naik.

’’Total, nilai ekspor ke Uni Eropa mencapai USD 1,536 miliar,’’ tuturnya.  (ken/res/c5/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengusaha Butuh Kepastian Waktu Ekspor


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
ekspor  

Terpopuler