Perkembangan Kasus Video tak Senonoh Siswi Cantik Jelita

Jumat, 22 Februari 2019 – 07:01 WIB
Ilustrasi video tak senonoh. Foto/ilustrasi: JawaPos.Com

jpnn.com, SAMARINDA - Dunia pendidikan di Kota Samarinda, Kaltim, dicemari beredarnya dua video adegan tak senonoh siswi berparas cantik jelita dengan pria diduga kekasihnya.

Kaltim Post (Jawa Pos Group) menelusuri serangkaian perkembangan penyelidikan polisi. Aparat berseragam cokelat mulai bergerak sejak Selasa (19/2). Setelah video itu menyebar di kalangan pelajar dan umum. Namun, belum ada kejelasan, siapa yang menyebar dua video beradegan pornografi tersebut.

BACA JUGA: Heboh Video tak Senonoh Siswi Berparas Cantik Jelita, Miris!

Satu dengan durasi 2 menit 12 detik, lainnya 43 detik. Dugaan kuat, video itu sudah lama tersimpan dalam ponsel salah satu pasangan tersebut. Kaltim Post mengorek informasi perihal sosok laki-laki di video tersebut, yang diketahui berinisial TH. Sayangnya, tak ada yang tahu pasti keberadaannya.

Menelusuri lebih jauh, Kaltim Post mendapatkan alamat si pelaku perempuan. Di salah satu jalan di Kecamatan Samarinda Utara. Sementara beberapa polisi berpakaian sipil tampak mondar-mandir di bekas sekolah AD, pelaku perempuan dalam video berdurasi singkat tersebut.

BACA JUGA: Rp 300 Juta Dana Kelurahan, Kucuran APBD dan APBN

BACA JUGA: Begini Cara Kerja Pemerasan Modus Video Call Tanpa Busana, Raup Rp 3 M

Informasi yang berkembang, video itu sengaja direkam. Dugaan kuat, ada keteledoran dari salah satu pasangan yang membuat gambar bergerak itu bisa menyebar di kalangan pelajar, hingga luar sekolah.

BACA JUGA: Identitas Pelajar SMA dan SMP di Video Adegan Terlarang Itu Masih Misteri

Sementara, AD tampak aktif di dunia maya. Kisah percintaannya dengan TH beberapa kali diunggah ke media sosial (medsos) pribadi. Hubungan mereka terjalin cukup lama.

Ada dua video beda durasi. Selain itu, dugaannya dilakukan di tempat berbeda. Satu video dilakukan dalam kamar dengan cat dinding hijau muda, sedangkan lainnya putih. Foto khusus diperoleh Kaltim Post. Tampak AD dan TH, memamerkan sepasang cincin di masing-masing jari manis tangan kanan. Namun, belum ada yang bisa memastikan, keduanya sudah menikah atau belum.

Dikonfirmasi terpisah, Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono menyebut, jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Samarinda sedang menyebar di lapangan. “Anggota sudah bergerak kok mencari pemeran maupun pihak-pihak yang terlibat,” ucapnya ditemui setelah melakukan video konferensi dengan Mabes Polri dan Polda Kaltim.

Bahkan, koordinasi dengan anggota terus dilakukan. Untuk mengetahui perkembangannya, perwira menengah melati dua itu selalu update informasi dari sambungan telepon.

Sayangnya, polisi belum jelas membeberkan. “Video itu sengaja disebar atau tidak, nanti dilihat perkembangannya,” sebut eks kapolres Bontang tersebut. Perihal dua pemeran dalam video itu, Dedi juga belum bisa memastikannya.

“Sadar atau enggak, tunggu semua orang yang berhubungan di video itu dimintai keterangan nantinya,” singkat Dedi yang terburu-buru masuk ke ruangan kerjanya.

Kaltim Post sempat bertandang ke salah satu SMK di Samarinda Utara, tempat AD menempuh pendidikan. Informasinya, pelajar kejuruan itu sudah tak lagi bersekolah di tempat tersebut.

Dari gambar bergerak pertama, AD tampak mengenakan cincin berbalut emas di jari tengah tangan kanannya. Mengenakan kaus merah muda dan celana panjang bermotif garis-garis hitam putih. Sementara pasangan AD, yang diduga kuat adalah kekasihnya, juga masih muda.

Kurus, dengan rambut pendek sedikit ikal. Di video tersebut, 50 persen remaja laki-laki itu menanggalkan seluruh pakaian bagian bawah. Sedangkan AD tidak.

BACA JUGA: Ancam Sebar Video Panas, Napi Lapas Bandung Peras Janda di Batam

Kabar terakhir, TH tidak satu sekolah dengan pasangan perempuannya. Dari video itu, direkam menggunakan ponsel pintar, dan diambil secara pribadi. Di salah satu kamar yang belum diketahui tempatnya.

Kaltim Post mencoba mencari tahu lebih jauh dari rekaman itu. Dari video pertama, beberapa kali terdengar suara kendaraan yang diduga kuat lokasi hubungan layaknya suami-istri itu tak jauh dari jalanan. Selain itu, sempat terdengar samar suara orang.

Dan lagu dari salah satu personel girl band Black Pink, berjudul Solo. Dicocokkan dengan pemutar lagu di YouTube, lagu yang terdengar nyaris persis. Selain itu, kondisi kamar tampak semrawut.

Sedangkan di video kedua, juga diambil dalam kamar. Bedanya bercat putih, dengan gorden hijau, dan dilakukan di lantai. Minim cahaya, dengan lampu yang tidak terlalu terang. AD gadis yang jelita. Rambutnya lurus dan hitam, tergerai hingga punggung.

Matanya lebar dan jernih dengan bola mata yang sangat hitam. Hidung jambu airnya tepat di atas bibir tipis yang menutupi deretan giginya yang sempurna. Pada beberapa foto diri, AD sering bergaya bak model.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaltim Harimurti menyayangkan perbuatan tak senonoh tersebut. Hingga tersebarnya video tersebut. Menurutnya, konteks gambar bergerak itu harus benar-benar ditelusuri.

“Kalau kejadiannya di luar sekolah, tentu yang memiliki wewenang penuh adalah orangtua,” sebutnya. Pasalnya, guru hanya bisa mengawasi selama jam pelajaran.

Disinggung perihal AD mengundurkan diri, Harimurti menyebut, pihak sekolah harus memanggil orangtua. Akar permasalahannya dulu dicari. “Saya juga kurang setuju dengan model pengadilan. Intinya harus diobati dulu,” ungkapnya.

Dia menilai, ada jalan keluar yang paling mungkin bisa dilakukan tentang pendidikan. “Ada sekolah paket. Setara SMA/SMK berarti paket C,” tambahnya. Jika dipaksakan sekolah di tempat sebelumnya, Harimurti tidak bisa memastikan kondisi psikologi AD.

“Ada yang jamin dia tidak jadi bahan bully. Itu malah bisa lebih memperparah kondisinya,” tutupnya. (*/dra/rom/k15)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akil Peluk Rice Cooker Berisi Air Mendidih, Jatuh...


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler