Please, Jangan Lagi Ada Ceramah Provokatif di Rumah Ibadah

Rabu, 14 Juni 2017 – 23:11 WIB
Menag Lukman Hakim Saifuddin. Foto JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin kembali mengingatkan kepada para penceramah agar jangan lagi menyampaikan materi yang bersifat provokatif.

Hal ini disampaikan Lukman mengingat masih ada sejumlaah laporan yang diterima kementeriannya terkait materi ceramah yang kurang pas dalam kerangka kerukunan beragama di beberapa rumah ibadah di Jakarta, dan sekitarnya.

BACA JUGA: Nurwani, Guru PAUD yang Ingin Kuliah Lagi, Malah Dijerat Kasus Korupsi

"Itu terus kami imbau, terus menjadi seruan apalagi di bulan suci ini agar ceramah-ceramah keagamaan di rumah ibadah harus betul-betul berisi hal-hal yang merupakan ajaran pokok dari agama itu sendiri," ujar Lukman di kompleks Istana Negara, Rabu (14/6).

Selain itu, ceramah agama harus dijadikan alat untuk mengajak saling menghargai perbedaan. Bukan sebaliknya saling menegasikan, saling menafikkan sesama umat beragama.

BACA JUGA: Hakim Marah, PH juga Heran, Kok Cuma Berkas Kasus Guru PAUD yang Naik

"Ada beberapa menyampaikan laporannya ke kami, terus kami pantau dan dengan cara persuasif diimbau. Tidak hanya para penceramahnya, tapi juga para pengelola rumah-rumah ibadah itu," tambah dia.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Hakim Marah: Saya Kira Kerugian Rp 6 Miliar Ternyata cuma Rp 6 Juta, Kasihan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berapa Rupiah Bayar Zakat Fitrah dan Fidyah?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler