PLN Dihadapkan Pilihan Sulit

Soal Capping TDL

Selasa, 11 Januari 2011 – 17:21 WIB

JAKARTA – Dirut PT PLN (Persero) Dahlan Iskan mengaku merasa dalam keadaan terjepit terkait dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) industriPLN terjepit antara keinginan institusi yang tidak mengijinkan capping dicabut dan keharusan PLN melaksanakan UU APBN Tahun 2011.

‘’Dalam hal Capping TDL ini, PLN merasa dalam keadaan terjepit antara keinginan institusi yang tidak mengijinkan capping dicabut di satu pihak, dan keharusan PLN melaksanakan UU APBN Tahun 2011 dan melaksanakan UU Persaingan Usaha di pihak lain,’’ucap Direktur Utama PT PLN, Dahlan Iskan melalui siaran persnya, Selasa (11/1).

Lebih lanjut Dahlan mengatakan, kalau capping TDL tidak dicabut, maka sejumlah industri akan mendapat tarif lebih murah dari umumnya industri sejenis

BACA JUGA: Emirsyah Tetap Piloti Garuda

Ini katanya, melanggar UU Persaingan Usaha yang dikontrol oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Di samping itu sebut Dahlan pula, PLN bisa dianggap tidak melaksanakan UU APBN tahun 2011
’’ Namun kalau capping itu dicabut, beberapa industri yang mendapat tarif lebih murah tersebut akan berteriak, sehingga  bisa mempengaruhi opini beberapa kalangan,’’ imbuhnya.

Dengan keadaan yang terjepit ini, Dahlan berharap pihaknya bisa segera keluar dari situasi terjepit tersebut agar bisa segera mengerjakan banyak hal lain yang lebih mendesak

BACA JUGA: PT KAI Tolak Kembalikan Selisih Tarif

BACA JUGA: Saham BRI Resmi Stock Split

(yud/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jasa Marga Tak akan Lepas Suramadu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler