PLN Geothermal Target 2x10 Mw

Minggu, 05 Desember 2010 – 23:55 WIB
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara Geothermal, anak perusahaan PT PLN, mulai melakukan eksplorasi sumur di wilayah kerja panas bumi Tulehu, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, MalukuHasil pengeboran ini, diharapakan bisa menggerakan pembangkit listrik tenaga panas bumi berkapasitas 2x10 megawatt.

"Proyek ini merupakan garapan pertama PLN Geothermal di Maluku

BACA JUGA: Setahun Ada 2000 Lebih Gugatan Pajak

PLN membuktikan dukungan terhadap pengadaan pembangkit energi baru terbarukan
Proyek ini kita harapkan dapat beroperasi pada tahun 2014," kata Direktur Utama PT PLN Geothermal, Tjahjo Sasmojo, Minggu (5/12).
 
Tjahjo mengatakan, untuk pendanaan pembangunan proyek ini, PLN Geothermal mendapatkan pinjaman murah sebesar US$ 80 juta berupa soft loan dari Japan International Coorporation Agency (JICA)

BACA JUGA: Dirjen Pajak: Saya Gerilyawan

"Proyek ini membutuhkan anggaran sekitar USD 86 juta, dengan masa operasi 30 tahun
Untuk dana eksplorasi yang diperkirakan sekitar USD 8 juta biayai oleh PT PLN," ungkapnya

BACA JUGA: Genjot Pajak Tak Butuh Keterlibatan Swasta



Dengan beroperasinya PLTP Tulehu, lanjut Tjahjo, PLN tidak menggunakan bahan bakar solar, dan dengan adanya PLTP ini akan menghemat sekitar Rp250 miliar.

Untuk mengembangkan potensi bisnis lainnya, lanjut Tjahjo, PLN Geothermal akan terlibat jasa operasi pemeliharaan Pembangkit Listrik Panas Bumi di Lahendong, Sulawesi Utara"Kami juga kejar pengembangan imej dan best pratice pemeliharaan mesin pembangkitKami kembangkan jasa iniKami dekati pasar di luar PLNPLN Geothermal saat ini juga punya wilayah kerja di Mataloko, Flores, Nusa Tenggara Barat," paparnya.

Seperti diketahui, PT PLN Geothermal adalah anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) didirikan pada 29 Januari 2009PLN Geothermal memiliki wilayah kerja panas bumi di Tulehu pada tahun 1993 dan dilakukan eksplorasi awal tahun 1994PLN Geothermal melakukan study ulang pada tahun 2009 atas wilayah kerja panas bumi ini dan memutuskan melakukan pemboran eksplorasi Desember 2010.(yud/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dirjen Pajak Ketar-ketir


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler