Polisi Lepaskan Pengikut Lia Eden

Rabu, 17 Desember 2008 – 09:08 WIB
DILEPAS : Para pengikut Lia Eden saat dilepas dari Polda Metro Jaya, Selasa (16/12) siang. Sedangkan Lia Eden dan Wahyu masih ditahan polisi. Foto : Fedrik Tarigan/Nonstop/JPNN
JAKARTA – Syamsuriati alias Lia Aminuddin alias Lia Eden terus diperiksa di Polda Metro Jaya terkait dengan kasus penodaan agamaPendiri Kerajaan Eden yang mengaku sebagai Jibril itu tidak sendiri

BACA JUGA: ICW Temukan Korupsi di Pertamina Rp56 Triliun

Wahyu Andito Putrowibisono, 46, pengikut yang juga bertugas mengetik, mengedit, serta mengirimkan selebaran berisi penodaan agama, ikut menjadi tersangka dan ditahan.

Meski saat ditangkap ada sekitar 25 orang, yang menjadi tersangka baru mereka berdua
Pengikut lainnya yang sebagian terdiri atas anak-anak kemarin dilepas.

Sebagaimana diberitakan, untuk kali ketiga Lia Eden ditangkap polisi, Senin (15/12)

BACA JUGA: Indonesia Target Traficker

Sama seperti kasus sebelumnya, dia menyebarkan penistaan terhadap agama
Dalam surat yang, antara lain, dikirim ke presiden dan Kapolri tersebut, pemimpin kelompok Salamullah itu mengeluarkan fatwa pembubaran terhadap semua agama, termasuk Islam

BACA JUGA: Secepatnya, Ekstradisi Adrian dari Australia



Sementara itu, rumah yang juga menjadi pusat Kerajaan Eden di Jalan Mahoni Bungur, Senen, Jakarta Pusat, dijaga 24 jam oleh aparat dari Polsek SenenKanitreskrim Polsek Senen Iptu Aryono menyatakan, penjagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkanMisalnya, perusakan rumah dan barang berharga milik Lia oleh massa’’Personel yang dikirim untuk menjaga rumah Lia hanya dua sampai tiga orang,’’ ungkapnya.

Menurut dia, penjagaan akan terus dilakukan sampai kondisi amanSebab, ada informasi bahwa rumah Lia akan diserang sekelompok orang’’Penjagaan ini sesuai prosedur tetap,’’ tegasnya.

Sutaryo, ketua RW 08 Bungur, tempat Lia tinggal, mengungkapkan, warga sekitar sudah tidak memedulikan aktivitas ibadah Lia dan pengikutnyaLia juga tidak membagikan selebaran tersebut kepada warga sekitar’’Saya juga tidak tahu bagaimana Lia dan umatnya beridabah,’’ ungkapnya(mos/jpnn/nw)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Awal Tahun, Kejagung Terapkan Renumerisasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler