Politikus Gerindra Tuding Isu Gaji PNS dan Honorer Politis

Sabtu, 03 Maret 2018 – 16:38 WIB
Ahmad Riza Patria. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menilai rencana kenaikan gaji PNS dan pengangkatan guru honorer menjadi CPNS sarat dengan muatan politis.

Politikus Partai Gerindra ini tidak asal tuding. Dia menyampaikan alasan, pertama isu ini menurutnya sudah masuk dalam janji kampanye Jokowi-JK pada Pilpres 2014.

BACA JUGA: Semoga Kenaikan Gaji PNS Tak Jadi Bumerang bagi Jokowi

Selain berjanji mengangkat honorer menjadi CPNS, meningkatkan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri, juga menjanjikan mengangkat perangkat desa menjadi PNS.

"Tapi ini tidak. Sejak dilantik menjadi presiden sampai hari ini janji-janji tersebut tidak direalisasikan dengan berbagai alasan," ucap Riza kepada JPNN, Sabtu (3/3).

BACA JUGA: Pengangkatan Guru Honorer jadi CPNS, jadi Gak sih?

Nah, sekarang begitu memasuki tahun politik, pemerintah mulai berpikir bahwa jumlah PNS maupun tenaga honorer itu banyak, ada 439 ribu honorer. Belum lagi PNS yang mencapai jutaan orang.

"Kalau sekarang pemerintah baru akan menaikkan gaji PNS tahun depan, dan mengangkat tenaga honorer, sementara tahun depan itu tahun politik pileg dan pilpres, ya memang tidak bisa lepas dari rekayasa politik. Ini tidak lepas dari kepentingan-kepentingan politik," tuturnya.

BACA JUGA: Pilih Kenaikan Gaji PNS atau Pengangkatan Guru Honorer?

Karena itu Ketua DPP Gerindra ini menyayangkan isu ini secara tiba-tiba digoreng lagi di pengujung masa jabatan lima tahunan. Sebab, pemerintah seharusnya telah menjalankan janji-janji politik tersebut sejak menjabat pada 2014 lalu.

Seharusnya pemerintah sejak menjabat pada 2014 sudah membuat perencanaan dan mengimplementasikannya secara bertahap. Baik kenaikan gaji PNS, hingga pengangkatan honorer.

Sehingga pada 2019 semua sudah selesai. Gaji sudah memadai, tenaga honorer sudah selesai diangkat semua. "Kalau baru di ujung ini ya cuma sedikit nanti kenaikan gaji pokok, honorer yang diangkat juga sedikit. Itu kan berarti lebih pada kepentingan politik," pungkas Riza. (fat/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Penjelasan Sri Mulyani soal Kenaikan Gaji PNS


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler