Polresta Kerahkan 800 Personel Bersenjata Lengkap

Selasa, 28 Juni 2016 – 03:50 WIB
Ilustrasi dokumen JPNN

jpnn.com - PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru mengerahkan sekitar 800 personel untuk mendukung pengamanan lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah di wilayah kota Pekanbaru.

Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan saat dikonfirmasi Riau Pos, Senin (27/6) pagi, bahwa dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, pihaknya akan menurunkan anggotanya dengan senjata lengkap baik senjata laras panjang maupun senjata laras pendek.

BACA JUGA: Belasan WNI Ditangkap Polisi Malaysia

"Dalam pengamanan ini para anggota  dibekali senjata baik laras panjang maupun pendek," Jelas Tonny kepada Riau Pos (Jawa Pos Group).

Dikatakannya bahwa pihaknya akan melakukan patroli saat masyarakat balik kampung, baik itu di kompleks perumahan maupun di jalan-jalan raya .

BACA JUGA: Petingginya Digerebek, Golkar Lepas Tangan

"Dalam pengamanan ini saya tidak mau kecolongan maka semuanya akan kami persiapkan," ujarnya.

Diterangkan Tonny bahwa, dalam pengamanan Lebaran ini tidak ada anggotanya yang cuti dan akan diturunkan sekitar 800 personil serta dibantu dari personil  Linmas, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan petugas dari Dinas Perhubungan setempat.

BACA JUGA: Indikasi Vaksin Palsu Ditemukan di Daerah Ini

Sepekan lebih menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, angka kejahatan dan kriminalitas diprediksi akan mengalami peningkatan.Salah satu kejahatan yang diperkirakan paling menonjol adalah penjambretan dan perampokan, terutama pada nasabah bank. Untuk itu, jajaran kepolisian akan memperkuat penjagaan di bank, mall, serta pusat-pusat perbelanjaan.

"Angka kejahatan kami prediksikan memang meningkat. Hal ini lebih disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Meski demikian, kami tetap mengantisipasi dengan menerjukan para personil di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian. Kami tetap mengambil tindakan tegas, bagi siapapun yang melakukan aksi kejahatan ini," tegasnya.

Tonny juga berharap agar masyarakat berpartisipasi aktif membantu aparat kepolisian dalam mencegah terjadinya aksi kejahatan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. "Kami juga menghimbau agar masyarakat tidak menggunakan perhiasan yang menonjol dan mengundang perhatian. Ini sangat berbahaya," harapnya.

Ia juga menjelaskan, selain aksi kejahatan jalanan, yang perlu diwaspadai adalah pembobolan rumah yang ditinggal penghuninya. Kapolreta mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar melapor kepada pengurus RT setempat supaya rumahnya yang kosong terdata petugas.

"Warga yang mengosongkan rumahnya pada saat ditinggal mudik untuk melapor ke pengurus RT supaya bisa terdata. Selanjutnya, lokasi itu akan dijadikan jalur patroli supaya terpantau dan terhindar dari sasaran kejahatan," tutup Tonny. (Man/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mensos Ujicoba Bantuan Non-Tunai PKH dengan Kartu Combo


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler